Profil Jenny Wiriyanto, Nahkoda Bank Digital Lengan BNI (Mayora)

Tempias.com, JAKARTA – Sayap bank digital PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), yakni PT Bank Mayora memulai tahapan pertama dalam lompatan bisnis perusahaan. 

Pada pekan lalu, direksi Bank Mayora disegarkan dengan wajah bankir yang dengan dengan bisnis digital. Mereka yang bergabung adalah Jenny Wiriyanto sebagai Direktur Utama dan Andi Andries sebagai Direktur. Selanjutnya BNI sebagai pemegang saham juga menunjuk Hussein Paolo Kartadjoemena sebagai Komisaris Utama. Hussein saat ini menjabat sebagai SEVP Corporate Transformation BNI. 

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam keterangan tertulisnya pekan lalu, (6/1/2023) mengharapkan Jenny dan tim sebagai nahkoda lengan bank digital dari BNI mampu melakukan transformasi Bank Mayora dan menjadikannya sebagai penyedia solusi finansial terintegrasi berbasis digital, khususnya pada segmen UMKM.

 

BACA JUGA: Sah! BNI Caplok Bank Mayora, Ini Skema Akuisisi & Nasib Karyawannya

 

“Melalui kolaborasi manajemen baru, Bank Mayora dipercaya dapat membawa perubahan positif dengan semangat dan harapan baru dalam mewujudkan visi bank digital tersebut menjadi bank UMKM yang terunggul di Indonesia,” ulas Royke.

Dijelaskan juga, setelah resmi mengakuisisi Bank Mayora pada 18 Mei 2021, berbagai persiapan transformasi menjadi bank digital telah dilakukan. Perusahaan juga akan mengganti nama Bank Mayora berikut logonya. 

Dengan perubahan ini susunan jajaran direksi dan komisaris Bank Mayora awal 2023 menjadi:

  • – Direktur Utama: Jenny Wiriyanto 
  • – Direktur: Prihadiyanto 
  • – Direktur: Tiolina Tumanggor 
  • – Direktur: Andi Andries 
  • – Direktur: Tjahojo Bengawan
  • – Komisaris Utama: Hussein Paolo Kartadjoemena
  • – Komisaris Independen: Joys Djajanto
  • – Komisaris Independen: Rufina Tinawati Marianto

 

BACA JUGA: Kocok Ulang Allo Bank (IDX: BBHI) & Ambisi Besar Chairul Tanjung

 

Profil Jenny Wiriyanto, Direktur Utama Sayap BNI di Bank Digital

Lalu siapa Jenny Wiriyanto yang dipercaya pemegang saham BNI sebagai nahkoda bank digital yang tengah digagas ini? Dikutip dari Linkedin, Senin, 9 Januari 2023, Jenny merupakan sosok bankir yang memiliki pengalaman panjang dalam pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah. 

Saat yang bersamaan, Jenny juga menjadi salah satu bankir yang menyeberang ke industri teknologi dengan memimpin Batumbu. 

Batumbu merupakan perusahaan peer to peer (p2p) landing atau lebih akrab disebut dengan pinjaman online. Perusahaan ini merupakan entitas patungan PT. Triputra Investindo Arya dengan Validus Investment Holdings Pte. Ltd. (VIH).

Sebagai gambaran PT. Triputra Investindo Arya merupakan perusahaan holding dari Triputra Group yang dimiliki bekas Bos Astra, Theodore Permadi (TP) Rachmat. Sedangkan Validus Investment Holdings Pte. Ltd. (VIH) merupakan pemegang saham Validus Capital Pte. Ltd., yang beroperasi sebagai platform pinjaman online (pinjol) di Singapura untuk segmen UKM. 

 

BACA JUGA: Adu Besar Gaji Direksi – Komisaris BBRI, BMRI, BBNI, & BBTN, Siapa Paling Tajir?

 

Jenny memimpin Batumbu sejak April 2020. Hingga November 2022 lalu, perusahaan pinjol ini telah mengucurkan kredit Rp 16,7 triliun dengan kredit macet dalam periode yang sama 0,02 persen atau TKB90 sebesar 99,8 persen. 

Sedangkan pengalaman di perbankan dibangun Jenny setelah menyelesaikan S1 Manajemen Ekonomi di Universitas Tarumanegara dan S2 Internasional Bisnis di National University, San Diego California dengan bergabung di PT Bank Internasional Indonesia Tbk. 

Dia mulai mencantumkan jabatan sebagai vice president (VP) di BII pada November 1999. Dalam Bank yang dirintis oleh Grup Sinarmas dan berakhir di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) itu, Jenny berkiprah selama 6 tahun dengan jabatan terakhir SME & Commercial Banking Group. 

Karirnya berlanjut ke Lippo Bank dengan jenjang SVP. Dia berkiprah selama 2 tahun 6 bulan di grup ini. Pada 2008, Jenny kemudian bergabung ke PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) sebagai Head of SME Banking (EVP). Tak panjang, karirnya berjalan 1 tahun 1 bulan di perusahaan ini untuk kemudian berlabuh kembali ke BII yang sudah berubah nama menjadi Maybank. 

Dalam perusahaan awal Jenny membangun jabatan manajemen perbankan itu, dia didapuk menjadi Direktur (Mei 2009 s/d Maret 2020). Jabatan yang ia emban 10 tahun untuk kemudian berlabuh di Batumbu dan kini Bank Mayora. (Putra, O. Permana)

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .