Buya Syafi’i Maarif Meninggal, Indonesia Berduka

Tempias.com, JAKARTA – Kabar duka datang dari kalangan ulama Tanah Air. Hari ini, Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif atau biasa disapa Buya Safi’i Maarif wafat pada usia 87 tahun. 

Buya Syafii meninggal pada Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB. Beliau menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. 

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan rasa duka yang sedalamnya atas kepergiaan Buya Syafii. Tidak hanya menjadi kabar duka untuk pengurus pusat Muhammadiyah, kepergian Buya Syafi’i juga menjadi kabar duka untuk umat muslim Indonesia. 

Semasa hidup, Buya Syafi’i senantiasa memberikan perspektif bernas dan tajam atas program pemerintah terutama di bidang agama dan pendidikan. Cendekiawan muslim yang lahir di Sumpur Kudus, Sumatera Barat ini pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah,  Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute.

Setelah tak lagi memimpin Muhammadiyah, Buya Syafi’i aktif dalam komunitas Maarif Institute. Di samping itu, guru besar   IKIP Yogyakarta ini, juga rajin menulis. Sebagian besar tulisannya adalah masalah-masalah Islam, dan dipublikasikan di sejumlah media cetak. 

Selain itu ia juga menuangkan pikirannya dalam bentuk buku. Bukunya yang sudah terbit antara lain berjudul: Dinamika Islam dan Islam, Mengapa Tidak?, kedua-duanya diterbitkan oleh Shalahuddin Press, Kemudian Islam dan Masalah Kenegaraan, yang diterbitkan oleh LP3ES.  Atas karya-karyanya, pada tahun 2008 Syafii mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay dari pemerintah Filipina. (Ira Guslina) 

 

 

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .