Adu Tebal Laba Bukit Asam (IDX: PTBA) dan Adaro (IDX: ADRO), Mana Paling Cuan

Tempias.com, JAKARTA- Kinerja emiten batubara terbilang moncer pada tahun buku 2021. Salah satu faktor pendukungnya adalah kenaikan harga batu bara dunia yang terjadi secara konsisten menjelang pergantian tahun. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Senin, 7 Maret 2022, PT Bukit Asam Tbk (IDX: PTBA) mengumumkan terjadinya kenaikan laba cukup signifikan dari Rp 2,4 triliun menjadi Rp 8 triliun. Dengan begitu laba PTBA naik sekitar 300 persen secara year on year. 

Kenaikan laba PTBA ditopang oleh peningkatan pendapatan dari Rp 17,3 triliun menjadi Rp 29,2 triliun. Sedangkan penghasilan lainnya turun dari Rp 86 miliar menjadi Rp 68 miliar. 

Secara keseluruhan laba per saham PTBA untuk tahun buku 2021 naik dari Rp 213 pada 2020 menjadi Rp 702. Selanjutnya untuk aset naik dari Rp 24 triliun menjadi Rp 36 triliun. 

Sama halnya dengan PTBA, emiten tambang lainnya PT Adaro Energi Indonesia Tbk (IDX: ADRO) juga mengumumkan laporan keuangan tahun buku 2021. Berdasarkan publikasi, laba ADRO naik signifikan dari US$ 158 juta menjadi US$ 1,02 miliar. Penopang utama adalah kenaikan pendapatan dari US$2,5 miliar pada 2020 menjadi US$3,9 miliar. 

Moncernya kinerja ADRO sepanjang 2021 membuat laba per saham yang bisa didistribusikan kepada pemilik saham naik signifikan dari US$ 0.00459 pada 2020 menjadi US$ 0.0297 pada 2021. Bila dikonversi ke rupiah dengan kurs 14.400 menjadi Rp 428. 

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia, pemegang saham utama ADRO adalah PT Adaro Strategic Investment sebanyak 43,91 persen. Selanjutnya ada Garibaldi “Boy” Thohir dengan kepemilikan 6,18 persen. Sedangkan kepemilikan individu di bawah 5 persen dan juga publik adalah 49,91 persen. 

Sedangkan penguasaan saham PTBA sebanyak 65,93 persen dikuasai oleh PT Indonesia Asahan Inalum (Persero). Selanjutnya pemegang saham publik ditambah individu di bawah 5 persen adalah 33,78 persen. 

Berdasarkan penutupan perdagangan Jumat, 4 Maret 2022 harga saham PTBA ditutup pada Rp 3.540. Sedangkan harga saham ADRO ditutup pada level Rp 3.040. (Ira Guslina) 

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

2 komentar pada “Adu Tebal Laba Bukit Asam (IDX: PTBA) dan Adaro (IDX: ADRO), Mana Paling Cuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .