Nasib Investor Sugih Energy (IDX: SUGI) & Heboh Mundur Massal Direksi

Tempias.com, JAKARTA – Investor ritel di  PT Sugih Energy Tbk (IDX: SUGI) harus menahan napas. Bursa Efek Indonesia menyebutkan dibutuhkan sejumlah pemenuhan syarat agar perusahaan dapat di delisting dari pasar modal. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyebutkan berdasarkan Peraturan Bursa No. I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, untuk emiten yang telah dihentikan sementara perdagangan efeknya sekurang-kurangnya selama 24 bulan dan tidak menunjukkan perbaikan, maka Bursa dapat melakukan delisting atas efek Perusahaan Tercatat tersebut. 

“Bursa telah menghentikan perdagangan saham SUGI sejak 1 Juli 2019. Dengan demikian, saham SUGI telah memenuhi kriteria Delisting,” katanya dalam jawaban tertulis, Jumat, 14 Januari 2022. 

Meski demikian, kata dia, delisting SUGI tidak serta merta dapat dilakukan karena masih ada peraturan OJK yang mesti dipenuhi perusahaan. 

“Merujuk pada POJK No. 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal, Perusahaan Tercatat yang delisting oleh Bursa diwajibkan untuk melakukan pembelian kembali atas seluruh saham  yang dimiliki oleh pemegang saham publik sehingga jumlah pemegang saham menjadi kurang dari 50 pihak dan menjadi Perusahaan Tertutup,” katanya. 

 

PEMILIK SUGI

Persoalannya, SUGI sendiri ditinggalkan oleh pengurusnya. Berdasarkan keterbukaan 12 Januari 2022, para pengurus SUGI yakni Presiden Direktur Walter Kaminsky, Direktur David K. Wiranata, Direktur Lawrence T.P Siburian, Presiden Komisaris (independen) Fadel Muhammad dan Komisaris Sany Kharisman Wisekay mengumumkan secara bersama-sama mengundurkan diri dari SUGI.

“Selanjutnya, kami serahkan sepenuhnya kepada pemegang saham pengendali,” tulis manajemen yang  mengundurkan diri ini. 

Pengunduran diri sendiri disebabkan saat ini SUGI sudah tidak memiliki uang kas bahkan sekadar untuk menyelenggarakan RUPS, kantor yang digunakan sudah disegel oleh pengelola gedung, tidak memiliki karyawan sejak 2019, tidak ada laporan  mengenai permasalahan laporan keuangan sejak 2018. Termasuk tidak pernah dibayarkan gaji atau honor pengurus SUGI sejak diangkat melalui RUPSLB Oktober 2019. 

Pemegang saham pengendali SUGI sendiri sudah tidak ada. Berdasarkan data di Bursa Efek Indonesia, kepemilikan saham SUGI di atas 5 persen sendiri terdiri dari Goldenhill Energy Fund (11,52 persen), Credit Suisse AG SG Trust A/C CL Sunrise Ass Gr Ltd-20239041 (6,49 persen), Dana Pensiun Pertamina (8,05 persen), Interventures Capital PTE LTD (7,71 persen), dan Masyarakat (66,23 persen). 

Dalam surat bertanggal 19 Mei 2021, manajemen  SUGI menyebutkan tidak ada pemegang pengendali yang dapat memutuskan sebagai pengendali. Maka agar terdapat dasar hukum dibutuhkan penetapan RUPST. 

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

One thought on “Nasib Investor Sugih Energy (IDX: SUGI) & Heboh Mundur Massal Direksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .