Prospek IPO Saham Autopedia (IDX: ASLC), Emiten Balai Lelang Crazy Rich TP Rachmat

Tempias.com, JAKARTA – Orang terkaya Indonesia Crazy Rich TP Rachmat kembali membawa salah satu entitas bisnisnya PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (IDX: ASLC) untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 19 Januari 2022 mendatang. Jadwal IPO ASLC ini masih bersifat sementara menunggu pernyataan efektif dari OJK. 

Dalam prospektus ringkasnya, bidang usaha Autopedia (ASLC) adalah perusahaan balai lelang melalui entitas anak. Perusahaan ini beralamat di Gedung Graha Kirana, Sunter. 

Harga saham IPO ASLC ditawarkan pada rentang Rp 200 – Rp 276 per lembar. Jumlah saham yang rencananya diterbitkan sebanyak 2,54 juta lembar atau setara 20 persen saham yang disetor dan ditempatkan penuh. 

 

BACA JUGA: Update Jadwal IPO Autopedia Sukses Lestari (IDX: ASLC), Investor! Simak 5 Fakta Wajib Tahu Ini

 

Dengan harga bookbuilding ini maka ASLC berpeluang mendapatkan tambahan modal sebanyak-banyaknya Rp 703,59 miliar. 

Dari dana IPO ini, Autopedia akan menggunakan 64,98 persen sebagai modal kerja. Dana jumbo ini akan disalurkan ke bidang usaha baru yang beroperasi pada awal 2022. Lini ini antara lain menjalankan jual beli kendaraan bekas baik online maupun offline. 

Sedangkan sebanyak Rp 225 miliar atau sekitar 35,02 persen sisanya akan digunakan melunasi utang ke induk usaha PT Adi Sarana Armada Tbk. (IDX: ASSA). 

Utang jumbo Autopedia ke ASSA ini tergolong baru, yakni dilakukan pada 29 Oktober 2021 lalu dengan bunga 8,25 persen. Semestinya, utang jumbo ini baru jatuh tempo pada 28 Oktober 2026. 

“Proses penawaran umum saham perdana [IPO] untuk mendanai kebutuhan modal kerja yang digunakan pembelian kendaraan bekas untuk persediaan dan akan dijual kembali,” tulis manajemen ASLC dalam prospektusnya.  

Selanjutnya, guna meningkatkan pendapatan operasional, Autopedia juga akan menambak titik atau outlet baru agar lebih dekat dengan pelanggan. 

IPO ASLC sendiri menetapkan PT Ciptadana Sekuritas Asia (kode broker: KI) yang terafiliasi dengan Lippo Group dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) yang menggunakan kode broker LG sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

 

Pemegang SAHAM ASLC

Dijelaskan juga, sebelum IPO pemegang saham Autopedia terdiri dari ASSA (97 persen), serta masing-masing 1 persen untuk Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati, Jany Candra dan Hindra Tanujaya. 

Setelah IPO, pemilik ASLC berubah menjadi ASSA 77,6 persen, masyarakat 20 persen dan masing-masing dari 3 direksi ASSA di atas, kepemilikannya turun menjadi 0,8 persen. 

Dalam prospektus terlihat ekuitas perusahaan meningkat tajam, dari Rp47,12 miliar pada 2018, menjadi Rp 242,26 miliar pada akhir 2020 lalu. Sementara per September 2021, ekuitas ASLC sebesar Rp268,45 miliar. 

Demikian juga dengan laba tahun berjalan, tercatat tumbuh tinggi yakni dari Rp 15 miliar pada 2018 menjadi Rp 23 miliar per September 2021.

Jadwal Sementara IPO Autopedia Sukses Lestari (IDX: ASLC)

  • Bookbuilding atau periode penawaran awal: 29 Desember – 5 Januari 2022
  • Perkiraan tanggal efektif dari OJK: 11 Januari 2021. 
  • Perkiraan periode IPO: 13-17 Januari 2022
  • Perkiraan IPO ASLC di Bursa Efek Indonesia: 19 Januari 2021.

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

3 komentar pada “Prospek IPO Saham Autopedia (IDX: ASLC), Emiten Balai Lelang Crazy Rich TP Rachmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .