Dear Investor! Harga Saham BCA (IDX: BBCA) Hari Ini Rp 7.000-an, Ketahui 5 Fakta Ini

Tempias.com, JAKARTA- Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) hari ini akan mengawali debut baru. Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan perusahaan hari ini merupakan hari pertama saham BBCA dijual dengan harga baru setelah pemecahan nominal saham atau stock split. 

Sesuai dengan keputusan Rapat Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung 23 September 2021 lalu perusahaan melakukan stock split dengan perbandingan 1:5 dengan pemecahan nominal dari Rp 62,5 menjadi Rp 12,5 untuk setiap lembar saham. 

Pada perdagangan Selasa, 12 Oktober 2021 harga saham BBCA ditutup di level Rp 36.600. Dengan begitu bila merujuk perbandingan 1:5 maka harga saham BBCA pada perdagangan perdana hari ini di kisaran Rp 7.320. Bila menggunakan fraksi 25 dan 50 maka harga saham BBCA akan dilepas di rentang Rp 7.300 – Rp 7.500. 

BACA JUGA:  BEI Cecar Bank Capital Soal Right Issue, Begini Penjelasan Direksi

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja mengatakan harga saham BBCA nantinya bisa fluktuatif berdasarkan harga pasar.

“Sekitar itu harga pre open. Nah kalau sudah buka tergantung pasar ya,” ujar Jahja pada Tempias.com, Selasa, 12 Oktober 2021.

Untuk para investor yang selama ini ingin mengoleksi saham BBCA namun urung karena harganya yang selangit, mulai hari ini bisa membeli dengan harga di bawah 10 ribu. Meski begitu, investor tetap selektif dan bijak dalam memilih investasi. Penting untuk mengetahui sejumlah informasi terkait saham yang akan dipilih.

Berikut beberapa hal mengenai stock split dan harga saham BBCA yang perlu diketahui para investor. 

1. Empat Kali

Pemecahan nilai saham atau stock split yang dilakukan BCA kali ini merupakan yang keempat sejak BCA melantai di Bursa pada 2000. Saat itu harga saham BBCA dibuka pada Rp 1.400 per saham. Stock split pertama dilakukan BCA pada 15 Mei 2001 dengan rasio 1:2 sehingga nilai nominalnya turun dari Rp 500 menjadi Rp250. 

Stock split kedua berlangsung pada Juni 2004 dengan rasio 1:2. Stock split  membuat nominal saham kembali turun menjadi Rp125 dan jumlah saham beredar naik menjadi 12,26 miliar saham. Selanjutnya, pada 2008 dilakukan lagi stoc split 1:2  yang membuat nilai nominal saham turun menjadi Rp 62,5 dan saham beredar menjadi 24,65 miliar. 

2. Jumlah Saham

Pelaksanaan stock split membuat jumlah saham BBCA yang beredar menjadi lebih banyak, atau naik sebanyak 5 kali. Seebelum dilaksanakan stock split jumlah saham BBCA yang beredar adalah 24,655 miliar. Sedangkan setelah stock split jumlah saham yang beredar menjadi 123,275 miliar. 

 

BACA JUGA: Lagi, Saratoga (IDX: SRTG) Borong 8 Juta Saham AGII, Bagaimana Proyeksi Usaha?

 

3.Jadwal 

Perdagangan saham BBCA dengan harga baru di pasar reguler dan negosiasi dimulai hari ini, Rabu 13 Oktober 2021. Sedangkan perdagangan dengan nominal baru di pasar tunai berlangsung pada Jumat 15 Oktober 2021. Sedangkan masa recording data pada 14 Oktober 2021 dan distribusi saham dengan nilai nominal baru oleh KSESI berlangsung pada Kamis, 14 Oktober 2021. 

4. Dividen BCA

BCA termasuk emiten perbankan yang rajin membagikan dividen. Hal ini menjadi salah satu alassan para investor menjadikan saham BBCA sebagai pilihan investassi ketimbang trading. 

Berdasarkan riwayat pembagian dividen, pada April 2021 BBCA membagikan dividen Rp 432 untuk setiap lembar saham. Sedangkan pada 2020 dan 2019 jumlah dividen yang dibagikan per lembar saham adalah Rp98 dan Rp 455. BCA selama ini rutin membagi dividen setiap tahun. 

5. Market Cap BCA

BCA merupakah saham emiten yang berada di jajaran blue chip atau LQ 45 dengan market cap Rp 902, 37 triliun. Nilai Book Value per Share (PBV) Saham BBCA sebelum stock split  adalah Rp 7.600 dengan Price Earning Ration 311,21 kali. 

Pemegang saham utama Bank yang terafiliasi dengan grup Djarum ini adalah PT Dwimuria Investama Andalan dengan kepemilikan 54,94 persen dan masyarakat sebanyak 45 persen. 

(TIm Tempias)

Ira Guslina

Editor In Chief. Memulai perjalanan jurnalistik sejak mahasiswa. Menjadi wartawan dan editor di beberapa media untuk kemudian mulai memimpin Tempias.com sejak 2020 lalu. Hubungi saya di guslina@tempias.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .