Hexindo Adiperkasa (IDX: HEXA) Bagi ‘Dobel Dividen’ Rp 1.194, Begini Rinciannya

Tempias.com, JAKARTA- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (IDX: HEXA) memutuskan akan membagi dividen tunai pada para pemegang saham atas laba usaha tahun buku 2020. Menariknya, para pemegang saham akan mendapat dobel dividen yang bersumber dari dua anggaran berbeda. 

Berdasarkan risalah RUPSLB yang dipublikasikan, Selasa, 21 September 2021, HEXA akan membagi dividen yang berasal dari laba bersih tahun buku yang berakhir pada 31 Maret 2021 sebesar USD 20,47 juta. Nilai ini setara dengan 80 persen laba bersih perusahaan. Dengan perhitungan ini, setiap saham akan mendapat dividen tunai USD 0,024378. 

Selain mengeluarkan dividen dari laba bersih, RUPSLB juga memutuskan membagi dividen tunai dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar USD 0.059524 per saham. Dividen dari saldo laba ditahan ini akan dibagi atas 840 juta saham dengan total USD 50 juta dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya. 

 

BACA JUGA: Hexindo Adiperkasa (IDX: HEXA) Bagi Dividen Jumbo, Intip Kinerja dan Prospek Usaha

 

“Sehingga total dividen tunai sebesar USD 0,083902 per saham yang akan dibayarkan atas 840 juta saham atau seluruhnya sebesar USD 70,47 juta,” tulis perusahaan dalam risalah yang dikutip Selasa, 21 September 2021. 

Bila merujuk kurs rupiah pada Selasa 21 September 2021 di harga Rp 14.232 maka setiap saham akan mendapat Rp 1.194. Nilai final  dividen masing-masing saham akan menyesuaikan dengan kurs rupiah pada saat recording date dilaksanakan.

Selanjutnya untuk penetapan jadwal pembagian dividen, RUPSLB menyerahkan sepenuhnya kepada direksi perseroan. Perusahaan juga menetapkan sisa laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 sebesar USD 5,1 juta dibukukan sebagai laba ditahan. 

 

BACA JUGA: Jadwal Dividen Hexindo (IDX: HEXA) 2021, Catat Tanggal Cum dan Pembayarannya

 

Selain menetapkan penggunaan laba bersih, RUPSLB juga menerima pengunduran diri Kenji Sakamoto selaku Direktur Perseroan dan mengangkat Dai Tamura sebagai direktur. Sedangkan Direktur Utama tetap dipegang oleh Djonggi Tumbur Parningotan Gultom. 

Hexindo merupakan emiten dengan bidang usaha perdagangan alat berat untuk sektor perindustrian. Sedangkan sub industri adalah mesin konstruksi dan kendaraan berat. Selan penyewaan alat berat, Hexindo juga bergerak di bidang suku cadang dan layanan, kontrak pemeliharaan penuh, pengelasan dan re-manufaktur. 

Hexindo berdiri pada 28 November 1988 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Februari 1995. Saat ini saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk yang beredar di Publik sebanyak 840 juta lembar saham dengan mayoritas saham dimiliki oleh Hitachi Construction Machinery Co., Ltd Japan, Itochu Corporation Japan dan Hitachi Construction Machinery Asia Pacific Pte Ltd Singapore. (Ira Guslina)

 

 

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .