Blibli Disebut Backdoor Listing Lewat RANC, Begini Penjelasan Direksi

Tempias.com, JAKARTA– PT Supra Boga Lestari angkat bicara ihwal rencana PT Global Digital Niaga atau Blibli.com mengakuisisi emiten yang bergerak di bidang supermarket itu. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada bursa, Sekretaris Perusahaan Suryawati menyatakan rencana pengambilalihan 51 persen saham RANC telah diumumkan melalui media pada 16 September 2021 lalu. 

“Merujuk kepada Pengumuman Negosiasi yang diumumkan oleh PT Global Digital Niaga pada surat kabar harian Bisnis Indonesia tertanggal 16 September 2021 disampaikan rencana pengambilalihan saham pada Perseroan, dimana jumlah perkiraan saham yang akan dibeli oleh GDN adalah sebesar 797.888.628 saham atau mewakili sekurangnya 51 persen dari total modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan.” ujar Suryawati, Senin, 20 September 2021. 

Menurut Suryawati, sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham tersebut, RANC tidak mengetahui rencana lanjutan dari Blibli selaku pembeli. Termasuk apakah Blibli.com bermaksud backdoor listing di bursa setelah adanya akuisisi. 

‘Sampai dengan saat ini perseroan tidak mengetahui terkait rencana backdoor listing PT Global Digital Niaga yang dihubungkan dengan pengambilalihan saham perseroan,” ujarnya. 

Perseroan menurut Suryati juga tidak mengetahui adanya informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. perusahaan juga tidak mengetahui apabila aksi pengambilalihan saham ini akan mempengaruhi harga saham perusahaan. 

 

BACA JUGA: Blibli Akuisisi Supra Boga Lestari (IDX: RANC), Jadi Pengendali Baru Ranch Market

 

Sebelumnya, pada Kamis, 16 September 2021 Blibli.com mengumumkan pengambilalihan PT Supra Boga Lestari (IDX: RANC). Perjanjian pengambilalihan telah ditandatangani dengan para pemilik RANC. Pengumuman akuisisi ini sekaligus menepis kabar terkait rencana Blibli.com melakukan Initial Public Offering (IPO). Sebelumnya Blibli disebut akan listing di Bursa mengikuti jejak Bukalapak (IDX: BUKA) meski manajemen Blibli dalam beberapa kesempatan enggan memberi penjelasan. 

Dengan aksi akuisisi RANC, Blibli yang merupakan e-commerce milik Grup Djarum ini menjadi pengendali baru dengan kepemilikan 51 persen saham perusahaan. Aksi ini sekaligus membuat Blibli menjadi bagian dari emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

“Transaksi tersebut  akan  mengakibatkan perubahan pengendalian atas Supra Boga Lestari,” tulis Direksi Blibli seperti dikutip dari pengumuman media, Kamis, 16 September 2021. 

Supra Boga Lestari merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha utama bergerak di bidang perdagangan ritel modern di bawah merek Ranch Market. Sejak 2010 perusahaan telah melakukan perjanjian pemutusan lisensi (termination agreement) dengan Ranch Market USA sehingga memperoleh izin penggunaan merek Ranch Market di Indonesia dan terpisah dengan Ranch Market USA.  (Ira Guslina)

 

 

Redaksi Tempias

Tempias.com, portal berita pasar modal, ekonomi dan gaya hidup kekinian. Kontak kami di: redaksi@tempias.com atau divisi usaha: marketing@tempias.com

2 komentar pada “Blibli Disebut Backdoor Listing Lewat RANC, Begini Penjelasan Direksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@tempias.com .