Perluas Pasar, Astra Financial Kebut Layanan Digital

Tempias.com, JAKARTA – PT Astra International optimistis bisa mengejar pertumbuhan pendapatan hingga akhir tahun 2021. Apalagi saat ini perusahaan tengah melakukan sejumlah inisiasi dalam lini bisnis baru yang mendukung industri utama. 

Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro dalam public expose live yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia Kamis, 9 September 2021 menyatakan salah satu yang dilakukan perusahaan adalah dengan mendorong digitalisasi layanan keuangan melalui anak usaha PT Sedaya Multi Investama atau biasa dikenal dengan Astra Financial. 

“Kami telah memulai perjalanan dalam digitalisasi sejak beberapa tahun lalu dan fokus digitalisasi diperkuat dan kami dorong terus,” ujar  Djony dalam sesi tanya jawab.  

Saat ini, Astra memiliki sejumlah lini bisnis yang menangani sektor keuangan. Di sektor  pembiayaan kendaraan ada Astra Credit Companies ACC), dan Toyota Astra Financial Services. Untuk pembiayaan kendaraan roda dua ada Federal International Finance, serta ada Surya Artha Nusantara Finance dan Komatsu Astra Finance untuk pembiayaan alat berat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam perencanaan keuangan juga ada Asuransi Astra Buana dan Asuransi Jiwa Astra.  

 

BACA JUGA: Mengintip Transformasi Digital ala Astra Financial

 

Direktur Astra sekaligus Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan saat ini Atra Financial fokus mengembangkan duo inovasi layanan digital yaitu Moxa dan AstraPay. Moxa merupakan aplikasi terintegrasi untuk seluruh lini pembiayaan dan keuangan di bawah Astra Financial. 

“Moxa merupakan alternate channel produk keuangan untuk pelanggan yang terdaftar sebagai financial wealth hub di Otoritas Jasa Keuangan: ujar Suparno dalam konferensi pers.  

Menurut Suparno sejak soft launching pada Agustus 2021 pengguna Moxa telah tumbuh signifikan. Ia menyebutkan saat ini aplikasi Moxa telah didownload lebih dari 3,5 juta kali dan menghubungkan pengguna dengan 21 jenis produk finansial milik Astra Group. 

Selain mengembangkan Moxa, Astra Financial juga mengembangkan layanan dompet digital AstraPay. Aplikasi ini untuk mendukung pembiayaan dalam ekosistem bisnis Astra. Lewat inovasi smart wallet pelanggan bisa mengontrol penggunaan e-money. 

Sebelumnya Direktur Astra Financial, Handoko Liem mengatakan pada semester 1/2021 perusahaan mencatatkan Rp2,13 triliun atau naik 24,3 persen. Dari lima sektor pembiayaan, sektor yang bergerak di lini mobil mencatatkan penjualan 140 ribu unit mobil atau setara Rp23,8 triliun. Nilai ini naik 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Selanjutnya asuransi kesehatan mencatatkan jumlah premi bruto Rp 2,8 triliun, atau naik 78 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,6 triliun.  

Pertumbuhan juga dicatatkan sektor alat berat yang naik 33 persen atau setara Rp 2,7 triliun. Penurunan pembiayaan terjadi pada sektor kendaraan roda dua sebesar 6 dengan total penjualan 1,4 juta unit motor atau setara Rp 16,2  triliun. (Ira Guslina)

 

One thought on “Perluas Pasar, Astra Financial Kebut Layanan Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *