Profil Gunawan Arief Hartoyo, Sekretaris Perusahaan Bank BSI (IDX: BRIS) Jelang Operasi Penuh

Tempias.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (IDX: BRIS) mengumumkan menunjuk Gunawan Arief Hartoyo sebagai sekretaris perusahaan (corporate secretary) yang baru. 

Gunawan Arief menggantikan sekretaris perusahaan sebelumnya Rosalina Dewi T. Posisi ini disandang Gunawan efektif semenjak 6 September 2021. 

“Dengan ini kami sampaikan keputusan direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. yang menunjuk sdr. Gunawan Arief Hartoyo sebagai sekretaris perusahaan,” tulis Gunawan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal bertanggal 6 September 2021. 

 

BACA JUGA: Cara Aktivasi Mobile Banking Bank Syariah Indonesia (BRIS) Tanpa ke Kantor Cabang

 

Lalu bagaimana profil Gunawan?  Dirangkum dari sejumlah sumber, Gunawan merupakan bankir karir di Bank Syariah Mandiri (BSM). 

Laporan Tahunan Bank Syariah Mandiri pada 2013 mencatat Gunawan bergabung dengan anak usaha Bank Mandiri itu sejak 27 Desember 1999. Perjalanan karir lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga 1995 terus mendaki. Dia tercatat sebagai Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Makassar. Selanjutnya karir kemudian membawa  Gunawan menjabat sebagai Head of Learning Center Division (LCD) pada 2013. 

 

BACA JUGA: Ahli Pengelola Kekayaan, Ini Profil Hery Gunardi Dirut Bank Syariah Indonesia (BRIS)

 

Gunawan kemudian melewati satu demi satu jabatan strategis untuk kemudian terus mendaki hingga menjabat Regional CEO Bank Mandiri Syariah Surabaya hingga 2020. Selanjutnya seiring merger BSM ke BSI, Gunawan yang kelahiran Lahir Sukoharjo, 26 Maret 1971 itu ditarik ke Jakarta sebagai Regional CEO Jakarta I.  

Lulus SMA Negeri 16 Surabaya ini kemudian juga terus menambah pendidikannya dengan terakhir mengambil magister di FEB UGM dengan menyandang gelar Magister Manajemen untuk kemudian per akhir Agustus ditetapkan sebagai Sekretaris Perusahaan Bank Syariah Indonesia yang baru.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *