Geo Prima Solusi (IDX: GPSO) Resmi IPO, Kejar Target Perluas Pasar

Tempias.com, JAKARTA – PT Geoprima Solusi Tbk (IDX: GPSO) hari ini, Senin, 6 September 2021 resmi melantai di bursa efek Indonesia. Direktur Utama GPSO Karnadi Margaka menyatakan, listing hari ini menjadi langkah penting dalam sejarah GPSO.

“Kami akan terus mengembangkan pasar yang lebih luas melalui penguasaan pasar alat survey untuk proyek pembangunan sehinggga mendapat kepercayaan masyarakat yang lebih luas,” ujar Karnadi dalam seremoni listing, Senin, 6 September 2021.

GPSO merupakan perusahaan teknologi di bidang infratruktur dan mining yang menggunakan teknologi tinggi. Saat ini GPSO menjadi agen tungggal produk IT infrastruktur dan berdiri sejak 1997.
Direktur Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna menyatakan kehadiran GPSO akan menjadi perusahaan ke-30 yang tercatat di bursa pada 2021. Dengan menjadi perusahaa teraa

“Bursa akan senantian mendukung agar setiap perusahaan yang tercatat akan bertumbuh dan pada akhirnya bisa berkontribusi pada masyarakat Indonesia,” ujar I Gede.

 

BACA JUGA: IPO Geoprima Solusi (IDX: GPSO): Begini Profil, Prospek dan Bidang Usahanya

 

Dalam IPO, GPSO melepas maksimal 166 juta saham biasa. Jumlah ini setara dengan maksimal 25 persen modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 50. Dengan perhitungan ini Geoprima Solusi diperkirakan bisa meraup Rp 29 miliar. 

Selain menerbitkan saham. GPSO juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 166 waran seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau Sebanyak 33,33 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat IPO. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. 

Dana yang diperoleh dari hasil IPO rencananya akan digunakan GPSO untuk belanja modal terdiri dari 30,6 persen untuk pembelian aset berupa Ruko dari pihak terafiliasi Perseroan. Selanjutnya sekitar 36,74 persen untuk pembelian Lidar Optech atau Light Detection and Ranging yang merupakan sebuah teknologi peraba jarak jauh optik yang mengukur dengan cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan informasi lainnya. Pembelian atas Lidar Optech tersebut adalah dengan pihak ketiga. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *