Harga Saham IPO SBMA Rp 180, Begini Cara Pesannya

Tempias.com, JAKARTA – Jadwal IPO saham PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (IDX: SBMA) ditetapkan pada 8 September 2021. Kepastian jadwal IPO perusahaan dengan bidang usaha produsen oksigen itu diperoleh setelah perusahaan memperoleh pernyataan efektif pada 31 Agustus 2021.

Dalam gelaran pencatatan saham perdana itu, IPO SBMA ditetapkan dengan harga pelaksanaan Rp 180 per lembar. Harga ini merupakan rentang bawah dari harga penawaran IPO Rp 180 – Rp230. Sehingga dengan pelepasan 278,4 juta lembar, SBMA akan memperoleh tambahan modal melalui IPO sebesar Rp 50,11 miliar.

Sedangkan harga pelaksanaan waran ditetapkan pada level Rp230 per lembar. Penjamin pelaksana emisi efek IPO SBMA adalah PT KGI Sekuritas Indonesia (kode broker: HD).

BACA JUGA: IPO Surya Biru Murni Acetylene (IDX: SBMA), Calon Investor Perhatikan 8 Fakta Penting Ini

 

CARA MEMESAN SAHAM IPO SBMA

Dalam pengumumannya, Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Syafruddin menyampaikan saham SBMA dimasukkan ke dalam penitipan kolektif.

Sementara untuk pembelian saham IPO SBMA dilakukan dengan 3 cara yakni;
a. Secara langsung melalui Sistem Penawaran Umum Elektronik (pada website www.e-ipo.co.id).
b. Melalui Perusahaan Efek yang merupakan Partisipan Sistem dimana pemodal yang bersangkutan menjadi nasabahnya.
c. Melalui Perusahaan Efek yang bukan merupakan Partisipan Sistem dimana pemodal yang bersangkutan menjadi nasabahnya.

Jadwal Lengkap IPO SBMA September 2021

  • Tanggal Efektif IPO saham SBMA: 31 Agustus 2021
  • Masa Penawaran Umum saham SBMA: 2 September – 6 September 2021
  • Tanggal Penjatahan saham SBMA: 7 September 2021
  • Tanggal Distribusi saham SBMA dan Waran secara Elektronik : 7 September 2021
  • Tanggal Pencatatan saham SBMA dan Waran pada Bursa Efek Indonesia : 8 September 2021
  • Awal Perdagangan Waran Seri I saham SBMA: 8 September 2021
  • Akhir Perdagangan Waran Seri I saham SBMA
    • Pasar Regular dan Negosiasi: 6 September 2022
    • Pasar Tunai: 7 September 2022
  • Periode Pelaksanaan Waran Seri I: 8 Maret 2022 – 7 September 2022
  • Tanggal Berakhirnya Masa Berlaku Waran Seri I: 7 September 2022
  • Nilai Nominal Saham SBMA: Rp 100
  • Harga Penawaran Saham SBMA: Rp 180
  • Harga Pelaksanaan Waran SBMA: Rp 230

Pemegang saham SBMA setelah IPO, pelaksanaan waran seri I dan MESOP menjadi PT Surya Biru Titilea Investama (57,28 persen), Tiffany Wei (6,36 persen), masyarakat (27,26 persen), waran seri I (4,54 persen), dan MESOP (4,55 persen).

 

BACA JUGA: IPO September 2021: Harga Saham RUNS Rp 254, Ini Jadwal Lengkapnya

 

Dalam prospektusnya, Surya Biru Murni Acetylene (IDX: SBMA) menyebutkan rencana penggunaan IPO terdiri dari tiga hal yakni 50 persen pembelian tanah milik komisaris utama Effendi yang juga pemegang saham pengendali perusahaan. Tanah yang dibeli itu itu seluas 20,5 hektar.

Tanah yang akan dibayar dengan dana IPO itu beralamat di Jalan Batakan Mas, Batakan KM 18, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Perusahaan menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Dasa’at dan rekan untuk menaksir nilai tanah ini. KJPP kemudian menerbitkan rekomendasi nilai tanah sebesar Rp 23 miliar.

Selanjutnya, 37 persen dana IPO digunaan untuk pengembangan pabrik. Sedangkan lainnya, 13 persen untuk modal kerja perusaan meliputi biaya produksi, overhead hingga biaya produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *