Dividen Yield LSIP 2021 Sebesar 1,82 Persen, Simak Jadwal Cum Date-nya

Tempias.com, JAKARTA – PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (IDX: LSIP) menetapkan dividen 2021 sebesar Rp 20 per lembar. Dengan jumlah saham yang beredar sebanyak 6,82 miliar lembar, maka total dividen yang dibagikan sebesar Rp 136,45 miliar.

Sebagai perbandingan dividen LSIP dengan instrumen keuangan lain seperti deposito, dengan harga saham pada penutupan perdagangan Selasa, 31 Agustus 2021 di level Rp 1.095, maka dividen yield LSIP setara dengan 1,82 persen. 

Endah R. Madnawidjaja, Sekretaris Perusahaan LSIP menyebutkan pembagian dividen akan dilakukan dengan cara bank transfer kepada para pemegang saham. 

“[Investor yang berhak menerima dividen LSIP adalah] Para pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 7 September 2021 pukul 16.00 WIB,” tulis Endah dalam pengumuman yang dikutip Rabu, 1 September 2021. 

Pada 2020 lalu, laba LSIP mencapai Rp 696,01 miliar. Setelah dikurangi dividen, maka perusahaan menempatkan Rp 5 miliar  untuk dana cadangan perseroan. Sedangkan sisanya ditempatkan sebagai laba ditahan. 

Dengan demikian jadwal lengkap dividen LSIP 2021 adalah sbb:

  • Tanggal Cum Dividen LSIP 2021 di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 6 September 2021
  • Tanggal Ex Dividen LSIP 2021 di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 7 September 2021
  • Tanggal Cum Dividen LSIP 2021 di Pasar Tunai: 8 September 2021
  • Tanggal Ex Dividen LSIP 2021 di Pasar Tunai: 9 September 2021
  • Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) LSIP 2021 yang berhak atas dividen tunai: 8 September 2021 di atas pukul 16.00 WIB
  • Tanggal Pembayaran Dividen LSIP 2021 : 29 September 2021

LSIP sendiri merupakan bagian dari konglomerasi Salim Group dengan status cucu usaha Indofood (INDF). Bidang usaha LSIP adalah perkebunan sawit dan karet beserta industri pengolahannya. 

Dalam laman perusahaan disebutkan total tertanam inti yang dimiliki Lonsum mencapai 116.053 hektar yang berlokasi di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi dan Jawa. Kelapa sawit merupakan komoditas utama Lonsum dan komoditas lainnya adalah karet, kakao dan teh.

Lonsum mengoperasikan 12 pabrik kelapa sawit, 4 pabrik pengolahan karet yang terdiri dari 4 lini produksi karet remah dan 3 lini produksi karet lembaran, satu pabrik kakao dan satu pabrik teh.

Perkebunan kelapa sawit Lonsum berada di Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur. Total lahan perkebunan kelapa sawit inti mencapai 96.074 hektar, yang terdiri dari 85.623 hektar Tanaman Menghasilkan (TM) dan 10.451 hektar Tanaman Belum Menghasilkan (TBM). Umur rata-rata tanaman kelapa sawit adalah sekitar 17 tahun.

Lahan perkebunan karet inti Lonsum seluas 15.976 hektar berada di Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Dari area tersebut, 13.976 hektar lahan TM dan 2.000 hektar lahan TBM. Umur rata-rata tanaman karet adalah sekitar 16 tahun. Komoditas lain yang dioperasikan yakni perkebunan kakao dan teh. Perkebunan kakao seluas 2.776 hektar terletak di Jawa Timur dan Sulawesi, sedangkan perkebunan teh seluas 935 hektar berada di Jawa Barat. Lonsum mengoperasikan 1 pabrik kakao dan 1 pabrik teh. Produk teh celup Lonsum dengan merek Kahuripan.

Pemegang saham LSIP sendiri berdasarkan data IDX per 31 Juli 2021 terdiri dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (59,48 persen), dan masyarakat (40,47 persen). Lainnya perusahaan juga memiliki saham treasury sebesar 0,05 persen. 

One thought on “Dividen Yield LSIP 2021 Sebesar 1,82 Persen, Simak Jadwal Cum Date-nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *