Medco (IDX: MEDC) Akuisisi Paiton Energy, Kinerja Saham Moncer

Tempias.com, JAKARTA- PT Medco Energi Internasional Tbk mengakuisisi sebagian saham PT Paiton Energy melalui anak usaha PT Medco Daya Energy Sentosa.. Akuisisi dilakukan dengan membeli kepemilikan saham Paiton dari PT TBS Energi Utama (IDX: TOBA).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan TOBA, transaksi jual beli dilakukan pada Kamis, 19 Agustus 2021. Saat itu TOBA melepas 2.214 saham Paiton yang dimiliki melalui anak usahanya PT Batu Hitam Perkasa. 

Selain itu Medco juga mengakuisisi saham 250.050 saham (kelas A) dari Minejesa Capital B.V yang dimiliki oleh TOBA. Untuk kedua transkasi itu, MEDC mengeluarkan uang senilai USD 68 juta atau setara Rp 979,62 miliar dengan kurs Rp 14.400. 

“Transaksi pengalihan saham bukan merupakan transaksi afiliasi atau transaksi yang mengandung benturan kepentingan,” tulis direksi TOBA dalam keterbukaan informasi, seperti dikutip Senin, 23 Agustus 2021.

BACA JUGA: Kantongi USD 68 Juta, TBS Energi Utama (IDX: TOBA) Lepas Paiton dan Minejesa

Aksi akuisisi yang dilakukan MEDC ini mendapat reaksi positif dari pasar model. Pada pembukaan perdagangan Sesi I Selasa, 24 Agustus 2021 saham MEDC dibuka pada harga Rp 520. Nilai ini naik 13,04 persen dari Rp 460 pada Rabu 18 Agustus 2021. Pada Jumat 20 Agustus 2021 harga saham MEDC berada di titik terendah dalam sepekan pada Rp 424. 

Saat ini, valuasi PT Paiton Energy memang tengah moncer. Perusahaan raksasa penghasil listrik yang memasok 10 persen kebutuhan listrik Jawa dan Bali itu terus melakukan ekspansi. Paiton merupakan pembangkit listrik swasta yang didirikan pada Februari 1994. 

Dalam operasionalnya, Paiton menjalankan tiga pembangit listrik batu bara di Probolinggo, Jawa Timur. Berdasarkan laporan perusahaan, Paiton bisa menjual hingga 13.500 GWh listrik pada PLN.

Berdasarkan keterbukaan informasi saat ini MEDC tengah menggelar obligasi berkelanjutan IV. Jenis Obligasi Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat. Obligasi ini berjangka waktu tiga puluh enam bulan setelah tanggal emisi untuk Seri A dan enam puluh bulan untuk Seri B. Jatuh tempo masing-masing seri adalah pada tanggal 9 September 2024 dan 9 September 2026. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *