Kantongi USD 68 Juta, TBS Energi Utama (IDX: TOBA) Lepas Paiton dan Minejesa

Tempias.com, JAKARTA – PT TBS Energi Utama (IDX: TOBA) memutuskan untuk melepas kepemilikan saham di PT Paiton Energy. Dalam transaksi yang berlangsung Kamis, 19 Agustus 2021 itu TOBA melepas 2.214 saham Paiton yang sebelumnya dimiliki melalui anak usahanya PT Batu Hitam Perkasa kepada PT Medco Daya Energy Sentosa.

Selain pelepasan Paiton, dalam transaksi itu TOBA juga melepas 250.050 saham (kelas A) Minejesa Capital B.V. kepada Medco. Minejesa merupakan perusahaan berbadan hukum Belanda yang juga menjadi bagian dari pemegang saham Paiton Energi. 

Berdasarkan laporan keuangan TOBA, nilai ekuitas perusahaan per 31 Desember 2020 adalah USD 290 juta. Sedangkan lego saham di Paiton itu, emiten milik Luhut Binsar Panjaitan itu mengantongi USD 68 juta atau setara Rp 979,62 miliar (kurs Rp 14.406). Nilai penjualan itu setara dengan 23,67 persen ekuitas perusahaan. 

“Transaksi pengalihan saham Batu Hitam Perkasa yang dilakukan bukan merupakan transaksi afiliasi atau transaksi yang mengandung benturan kepentingan,” tulis direksi TOBA dalam keterbukaan informasi, seperti dikutip Senin, 23 Agustus 2021. 

 

BACA JUGA: Superkrane (IDX: SKRN) Balik Rugi Jadi Untung, Kinerja Saham Moncer

 

Batu Hitam Perkasa merupakan anak usaha TOBA yang berdiri pada 1988. Perusahaan di bawah komando komisaris Pandu Patria Sjahrir. Batu Hitam ini bergerak di bidang perdagangan besar dan eceran serta reparasi sepeda motor, pengangkutan dan perdagangan, konstruksi dan pertambangan serta penggalian. Sedangkan Medco Daya Sentosa merupakan perusahaan sub holding dalam konglomerasi Medco (IDX: MEDC).

Lebih jauh, direksi TOBA menjelaskan, pelepasan saham Paiton Energi dan Minejesa dilakukan sebagai upaya perseroan dalam pengembangan sumber daya energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon. Selain itu, transaksi penjualan juga diharapkan bisa memperkuat kondisi keuangan perusahaan. 

‘Dari sudut pandang strategis, perseroan melihat transaksi pengambilalihan saham BHP ini memiliki nilai ekonomi yang baik bagi BHP dan perseroan,” jelas direksi. 

 

BACA JUGA: BEI Buka Suspensi WEHA dan PEGE, Bersiap Right Issue & Masuknya Bos SiCepat

 

Saat ini, valuasi PT Paiton Energy memang tengah moncer. Perusahaan raksasa penghasil listrik yang memasok 10 persen kebutuhan listrik Jawa dan Bali itu terus melakukan ekspansi. Paiton merupakan pembangkit listrik swasta yang didirikan pada Februari 1994. 

Dalam operasionalnya, Paiton menjalankan tiga pembangit listrik batu bara di Probolinggo, Jawa Timur. Berdasarkan laporan perusahaan, Paiton bisa menjual hingga 13.500 GWh listrik pada PLN.

 

 

One thought on “Kantongi USD 68 Juta, TBS Energi Utama (IDX: TOBA) Lepas Paiton dan Minejesa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *