Bukukan Laba Rp 2,8 Triliun, Kinerja Saham Charoen (IDX: CPIN) Moncer

Tempias.com, JAKARTA– PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (IDX: Charoen) membukukan kinerja positif sepanjang semester I/2021. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat, 20 Agustus 2021, perusahaan membukukan laba hingga RP 2,8 triliun. 

Bila dibanding tahun buku 2020, laba yang diperoleh perusahaan tahun ini naik hingga 57 persen. Pada 31 Desember 2020 perusahaan hanya mencatatkan laba Rp 1,6 triliun. Laba pada periode berjalan ditopang oleh peningkatan pendapatan hasil usaha sebelum dikurangi pajak yang mencapai Rp 3,5 triliun. 

Charoen juga mencatatkan adanya kenaikan aset yaitu dari Rp 31,1 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 34,6 triliun pada Semester I/2021. Dengan catatan positif ini, perusahaan mencatatkan keuntungan Rp 173 untuk setiap lembar saham. 

 

BACA JUGA: IPO GTS Internasional (IDX: GTSI) Incar Rp 429 Miliar, Begini Prospek dan Bidang Usahanya

 

Kinerja Saham Charoen 

Moncernya kinerja perusahaan mendapat respon positif pasar. Dalam sepekan terakhir, saat IHSG fluktuatif dan sering berada di zona merah, saham CPIN justru tetap berada di zona hijau. 

Pada perdagangan sepekan terakhir harga saham CPIN naik 6,12 persen dari Rp 6.125 pada Kamis 12 Agustus 2021 menjadi Rp 6.500 pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Agustus 2021. 

Pada akhir Juli lalu Charoen juga mengumumkan pembagian dividen Rp 112 per lembar pada pemegang saham. Nilai ini setara dengan 47,8 persen dari laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2020. Total dividen yang dibagi mencapai Rp 1,8 Triliun

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) merupakan konglomerasi yang berbasis di Bangkok. CPIN adalah perusahaan swasta terbesar di Thailand dan salah satu konglomerat terbesar di dunia.

 

BACA JUGA: Terbitkan 2,1 Miliar Saham Baru, BRI Agroniaga (IDX: AGRO) Gelar Right Issue

 

Perusahaan yang berdiri sejak 1972 ini memiliki banyak lini bisnis mencakup kelompok usaha di antaranya pembibitan ayam. pemotongan pengolahan makanan, industri bumbu dan makanan siap saji. Salah satu produk CPIN yang terkenal di pasar adalah Fiesta Chicken Nugget.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) merupakan perusahaan yang menghasilkan pakan ternak, Day Old Chicks (DOC), ayam pedaging dan makanan olahan terbesar di Indonesia. CPIN memiliki 9 fasilitas produksi yang menghasilkan pakan ternak dan 152 fasilitas peternakan yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, 9 pabrik CPIN lainnya menghasilkan produk siap konsumsi dengan brand yang telah dikenal masyarakat Indonesia.

Berdasarkan daftar pemegang saham yang dilaporkan ke Bursa, saat ini kepemilikan CPIN dipegang PT Charoen Pokphand Indonesia dengan 91 miliar saham atau 55,53 persen. Sedangkan masyarakat memegang 72 miliar saham atau setara 44,47 persen.

 

One thought on “Bukukan Laba Rp 2,8 Triliun, Kinerja Saham Charoen (IDX: CPIN) Moncer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *