Saham Gocap Yusuf Mansur Bangun dari Tidur, Beda Nasib REAL, BABP dan BEBS 

Tempias.com, JAKARTA- PT Repower Indonesia, (IDX: REAL) bangun dari tidur panjang pada perdagangan Senin, 16 Agustus 2021. Harga saham REAL ditutup pada Rp 67 naik 34 persen dari Rp 50. 

Lonjakan harga saham REAL terjadi setelah Yusuf Mansur memborong saham REAL dari UOB Kay Han. UOB Kay Han merupakan penjamin pelaksana efek dari IPO REAL  pada akhir 2019 lalu. Data KSEI per 12 Agustus 2021, atas nama UOB masih memiliki 1,33 miliar lembar saham REAL atau setara 20.17 persen. 

Aksi beli Yusuf Mansur membuat REAL yang sudah tidur sebagai saham gocap sejak Juli 2020 lalu kembali berdenyut. Kenaikan harga saham ini terjadi menjelang pelaksanaan RUPS yang akan berlangsung, Jumat, 20 Agustus 2021.

Menanggapi kenaikan harga saham REAL ini, Yusuf Mansur lewat akun instagramnya @Yusufmansurnew mengatakan hal itu merupakan berkah. Apalagi kenaikan harga REAL terjadi di saat mayoritas saham di lantai bursa anjlok di zona hijau. 

“Ini… saat saham bluechip, rontok… dg nawaitu yg bersih. kita malah bisa buktiin saham gocap, manggung… hehehe. ayo… tinggal kita pake akhlak aja.,” ujar Yusuf Mansur seperti dikutip dari akun instagram @yusufmansurnew Senin, 16 Agustus 2021. 

BACA JUGA: Yusuf Mansur Borong Saham REAL, Ini Prospek & Bidang Usaha Repower Asia

Menurut Yusuf Mansur, kenaikan harga saham REAL merupakan bentuk dukungan para pendukung Mansurmologi demi pengembangan usaha. Ia meminta agar para investor yang sudah masuk REAL tidak menjualnya lagi. Apalagi kata Yusuf, dalam waktu dekat REAL akan menggelar Right Issue. Meski begitu ia tak menjelaskan lebih jauh soal rencana right issue ini 

“Untuk menjaga jangan sampai ada yang mainin perusahaan kita yang REAL, saya sih pesan ke temen-teman, pegangin, jangan dijual. Ini perusahaan akan jadi backbone  pesantren seluruh Indonesia, kekuatan pilar ekonomi umat. Tar kalo dimainin bandar teman-teman yang rugi, jangan dijual. Pegangin aja,” lanjut Yusuf Mansur. 

Di lantai bursa, aksi beli pengusaha yang dikenal sebagai UYM ini disambut  investor dengan turut memborong REAL. Pada satu jam perdagangan sesi I, saham REAL sudah mencapai Auto Rejection Atas (ARA). Meski begitu hal berbeda justru dilakukan investor asing yang tercatat melakukan net sell sebanyak Rp 915,24 juta. 

Selain itu juga ada aksi beli dari sejumlah broker dengan kode MG, XC, dan YJ dan broker lainnya. Masuknya broker ini menurut Yusuf Mansur merupakan harapan baik untuk REAL Di akun instagramnya, Yusuf meminta agar para investor betah dan turut mengembangkan REAL.

 

Yusuf Mansyur REAL

Beda Nasib

Lonjakan saham REAL di pasar modal hari ini rupanya tak diikuti oleh saham-saham dekapan Yusuf Mansyur lainnya seperti Bank MNC  Internasional (IDX: BABP) dan Berkah Sedaya Beton (IDX: BEBS). 

Hingga penutupan perdagangan, baik BEBS dan BABP bertahan di posisi Auto Rejection Bawah (ARB). Saham BABP ditutup pada harga Rp 432, dan saham BEBS ditutup pada harga Rp 346. 

Meski BEBS dan BABP ditutup di posisi ARB, Yusuf Mansur berharap lonjakan saham REAL akan turut mengatrol. Apalagi, dalam unggahan instagramnya, Yusuf Mansyur menyebut BABP dan BEBS selanjutnya akan menjadi ekosistem terpadu bersama dengan REAL dalam pengembangan pesantren Tanah Air. 

“Ke depan saya ingin BABP, motion banking menjadi sistem digital properti juga, keuangan, semua nanti seluruh aset pesantren, madrasah atau aset umat yang kita bisa revitalisasi lalu kemudian A sampai Z  ekosistemnya kita pakai REAL, BABP kemudian ada BEBS untuk urusan bahan bangunannya, saya rasa nanti umat bisa punya ekosistem,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Juni 2021 Yusuf Mansur telah menekan kontrak kerjasama dengan PT Berkah Beton Sadaya Tbk lewat PT Apel Mas Indonesia (AMI), perusahaan air minum milik Yusuf Mansur, Kerja sama senilai Rp 125 miliar akan digunakan untuk membangun pabrik air mineral AMI.

Pada  bulan yang sama, Yusuf Mansur juga telah memborong sebanyak 250 juta lembar saham BABP. Dengan kerjasama ini, ia berkomitmen untuk mempromosikan pembukaan rekening MotionBanking kepada jaringan pesantren dan madrasah di bawah binaannya dengan target mencapai 10 juta orang.

 

 

2 komentar pada “Saham Gocap Yusuf Mansur Bangun dari Tidur, Beda Nasib REAL, BABP dan BEBS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *