Gandeng Pieter Tanuri, Begini Penjelasan Manajemen Ultra Voucher (IDX: UVCR)

Tempias.com, JAKARTA- Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk (IDX: UVCR), Hady Kuswanto baru saja mempublikasikan kerjasama baru antara Ultra Voucher dengan investor kawakan Pieter Tanuri. Kerjasama itu diumumkan lewat akun Linkedin Hadi pada Senin pekan lalu. 

Lewat beranda linkedin, Hady memamerkan tengah berfoto bersama Pieter Tanuri dan putranya Philmon Tanuri. Berdasarkan unggahan itu, Hadi dan Pieter terlihat berfoto dalam dua kali momen berbeda. 

“Selamat datang Bapak Pieter Tanuri dan Philmon Tanuri sebagai pemegang saham kami. Semoga Tuhan memberkati kerjasama kita,” kata Hady seperti dikutip dari postingan di Linkedin, Minggu, 16 Agustus 2021. 

UVCR merupakan perusahaan penyedia layanan voucher digital yang baru saja menggelar Initial public offering. UVCR mulai melantai di bursa pada 27 Juli 2021 dengan mulai debut pada harga Rp 100 per lembar saham. Dalam hitungan pekan, saham UVCR telah melejit hingga 203,64 persen. 

 

BACA JUGA: Rambah Bisnis Voucher, Pieter Tanuri Genggam 30 Juta Saham UVCR

 

Pada penutupan perdagangan, Jumat, 14 Agustus 2021 saham UVCR ditutup pada harga Rp 334. Selama dua pekan melantai di bursa, saham UVCR terus diburu investor dan berkali-kali menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA). 

 

hady kuswanto dan pieter tanuri
Hady Kuswanto dan Pieter Tanuri./Dok. LI Hady Kuswanto.

 

Kedatangan Pieter Tanuri sebagai pemegang saham disambut hangat oleh Hady.  Meski begitu Hady belum memerinci arah kerjasama dan dampak yang akan timbul dari masuknya pemilik Bali United itu sebagai pemegang saham.

Sekretaris Perusahaan Ultra Voucher Ayu Kusuma Trisyani  saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini perusahaan tengah menyiapkan laporan terkait kedatangan Pieter Tanuari yang akan disampaikan pada Bursa Efek Indonesia.

“Untuk saat ini kami masih dalam tahap menyiapkan publikasi kepada Bursa terlebih dahulu,” ujar Ayu kepada Tempias.com, Jumat, 14 Agustus 2021. 

BACA JUGA: Zyrex (IDX: ZYRX) Revisi Informasi Kontrak Penjualan Rp 700 Miliar dari Mas Menteri

 

Berdasarkan catatan PT Adimitra Jasa Korpora yang merupakan perusahaan registrasi efek UVCR, hingga 31 Juli 2021, nama Pieter Tanuri belum tercatat sebagai pemegang saham. Saat ini, pemegang saham perusahaan terdiri dari PT Mitra Investama Anugrah (6,75 persen), Riky Boy H Permata (5,33 persen) dan PT Trimegah Sumber Mas (57,68 persen). Sedangkan para pendiri lain seperti Hady Kuswanto secara langsung memiliki 0,68 persen, dan Winston Tan (1,88 persen). 

Pieter Tanuri sendiri merupakan investor kawakan. Pada tahun 2019 lalu dia menjual 80 persen saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk. (IDX: MASA) kepada raksasa ban Michellin senilai Rp 6,2 triliun. Nama Pieter juga sempat muncul sebagai pemegang saham mobil grup Salim,  PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IDX: IMAS), dan PT Bank Ina Perdana Tbk. (IDX: BINA). 

Sementara kepemilikan saham langsung Pieter di lantai bursa terdapat pada saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (IDX: BOLA) juga dengan kelompok Salim. Perusahaan ini merupakan pengendali klub sepak bola Bali United.   

 

2 komentar pada “Gandeng Pieter Tanuri, Begini Penjelasan Manajemen Ultra Voucher (IDX: UVCR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *