Zyrex (IDX: ZYRX) Revisi Informasi Kontrak Penjualan Rp 700 Miliar dari Mas Menteri

Tempias.com, JAKARTA – PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. (IDX: ZYRX) angkat bicara mengenai pengadaan laptop oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim atau lebih akrab dipanggil Mas Menteri. 

Dalam surat yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, Sabtu, 14 Agustus 2021 itu, Zyrex menyebutkan memperoleh kontrak dari dua distributor perseroan yakni PT Intan Pariwara sebanyak 45.000 laptop. 

ZYRX dengan bidang usaha perakit komputer itu juga mendapatkan kontrak jual beli dari PT Dragon Computer & Communication sebanyak 120.000 unit laptop. Kedua distributor ini akan menjual kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi unit laptop yang diproduksi Zyrex. 

 

BACA JUGA: Saham IPO 2021, Zyrexindo Mandiri – Bidang Usaha, Sejarah & Profil

 

“Dampak penandatanganan Kontrak/Perjanjian ini memberikan tambahan pendapatan kepada Perseroan sebesar Rp 700 miliar,” ulas Evan Jordan, Sekretaris Perusahaan Zyrex, Sabtu, 14 Agustus 2021. 

Dijelaskan lebih lanjut, kontrak dari Mas Menteri itu ditandatangani pada 28 Mei 2021 dan 30 Mei 2021. 

“[Pengumuman ini] sebagai penyesuaian atau perbaikan atas Keterbukaan Informasi Perolehan Kontrak Penting PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. Nomor: 31.080/CRS-ZMB/VII/21 tanggal 27 Juli 2021 yang disampaikan melalui Sistem Pelaporan Elektronik,” tambah Evan. 

Sebelumnya dalam laporan pada 27 Juli 2021 lalu, ZYRX belum mendetailkan sumber pemesanan kontrak yakni distributor perusahaan. Selain itu, disebutkan tanggal kejadian adalah pada 5 Juli 2021 dan 7 Juli 2021.  

 

BACA JUGA: Harga Saham Paling Cuan & Tekor Pekan ke-2 Agustus 2021, FISH Terbang-MPPA Gojek Anjlok

 

Surat yang juga ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan Evan Jordan itu, jumlah pesanan disebutkan dari rekanan penyedia LKPP atas pengadaan peralatan TIK tahun 2021 oleh Kemendikbud-Ristek sebanyak 165.000 unit. Jumlah ini termasuk pengadaan laptop untuk sekolah yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dalam program digitalisasi pendidikan. 

 

HARGA SAHAM ZYRX

Dalam rilisnya saat itu ZYRX menyebutkan produksi Laptop Dalam Negeri untuk memenuhi kebutuhan Digitalisasi Pendidikan yang diluncurkan oleh Kemendikbud-ristek dan juga kebutuhan program #SiswaTOP, yaitu program Satu Siswa Satu Laptop yang diluncurkan oleh ZYREX sejak awal tahun 2021.

“Pemerintah Pusat sudah menganggarkan Rp 1,3 triliun untuk pengadaan awal laptop sebanyak 190 ribu laptop untuk dikirim ke seluruh Indonesia. Selain itu, melalui dana alokasi khusus pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota akan ada pengadaan 240 ribu laptop”. tutur perusahaan mengutip pernyataan Mas Menteri Nadiem Makarim Mendikbud-ristek.

 

BACA JUGA: Rights Issue 2 Bumi Resources (IDX: BRMS) Incar Rp 1,6 Triliun, Simak 6 Fakta Ini

 

Untuk memenuhi pesanan pemerintah itu, Zyrex telah menambahkan 4 lini produksi perakitan dan hingga kini berjumlah sebanyak 8 lini produksi, sehingga mempunyai kapasitas produksi melebihi 430.000 laptop atas kebutuhan peralatan TIK 2021 di Kemendikbud-ristek pusat dan yang melalui DAK pendidikan.

Dengan demikian, jelasnya, ZYRX siap memproduksi Laptop sesuai Rencana Pengadaan produk TIK untuk PAUD, SD, SMP, SMA, SLB dan SMK per tahun 2021-2024 yang mencapai minimal 1,3 juta Laptop senilai Rp 17 Triliun, belum termasuk yang dialokasikan via DAK provinsi, kabupaten dan kota. 

“Kami sanggup memproduksi total 317.000 Laptop sehingga masih bisa menyuplai kebutuhan di DAK di tingkat provinsi, kebupaten dan kota”, demikian pungkas Evan Jordan, Corporate Secretary Zyrex.

Dari lantai bursa, harga saham ZYRX pada perdagangan Jumat, 13 Mei 2021 ditutup melemah 2,9 persen ke level Rp 650. Sementara, jika dibandingkan dengan tanggal penutupan perdagangan 27 Mei 2021 sebelum kontrak ditandatangani, saham Zyrex naik 31,57 persen dari level Rp 494 per lembar.

 

2 komentar pada “Zyrex (IDX: ZYRX) Revisi Informasi Kontrak Penjualan Rp 700 Miliar dari Mas Menteri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *