IPO September 2021, Ini Profil & Prospek Cemindo Gemilang (IDX: CMNT)

Tempias.com, JAKARTA – PT Cemindo Gemilang Tbk. (IDX: CMNT) resmi memulai proses pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan semen dengan brand Semen Merah Putih itu akan IPO dengan kode saham CMNT. 

Dalam prospektus awal, jadwal penawaran IPO Cemindo (IDX: CMNT) dilakukan pada 31 Agustus –  2 September 2021. Sedangkan pencatatan saham CMNT dilakukan pada 6 September 2021. 

Cemindo merupakan perusahaan dengan bidang usaha produksi semen dengan kantor pusat Jl. Raya Pluit Selatan Blok S No. 8 I-J, Jakarta Utara. Sedangkan lokasi pabrik perusahaan terdapat di Lebak, Cilegon, Medon, Gresik dan Bengkulu. 

Harga saham CMNT ditetapkan dalam rentang Rp 600 – Rp 800 per lembar. Dengan jumlah saham yang dilepas 2,71 miliar lembar atau setara 15 persen, maka perusahaan memperkirakan dapat meraup dana dari IPO sebanyak-banyaknya Rp 2,17 triliun. 

 

BACA JUGA: IPO Hasnur Shipping (IDX: HAIS), Cek 10 Fakta Ini Sebelum Beli

 

Bersamaan dengan IPO, Cemindo juga akan menyediakan saham dalam program MESOP. Jumlah saham yang ditebar untuk kalangan internal ini mencapai 224 juta lembar. 

Setelah IPO dan Mesop terselenggara, maka pemegang saham CMNT menjadi WH Investments Pte. Ltd. (81,54 persen), PT Gama Group (2,42 persen), masyarakat (14,82 persen) dan MESOP (1,22 persen). 

Hasil IPO dengan dana jumbo ini akan digunakan CMNT untuk modal kerja (58 persen), pembayaran sebagian pokok utang sindikasi (17 persen), pembayaran utang ke Sinoma International Engineering (11 persen), belanja modal (8 persen), dan pembayaran utang kepada Sinoma Engineering Indonesia (6 persen). 

Rinciannya, 58 persen untuk membayar utang usaha, utang lain-lain hingga pembayaran uang muka deposit dari AAstar. 

Selanjutnya untuk utang sindikasi, CMNT akan membayar Rp 288 miliar dari pokok utang Rp 3,92 triliun. Utang sindikasi ini baru dicairkan per 31 Mei 2021 dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan PT Bank Permata Tbk. 

Kepada Sinoma, utang CMNT sekitar Rp 1,39 triliun. Pokok utang yang dilunasi sebesar Rp 192,62 miliar. Dan untuk utang Sinoma Indonesia sebesar Rp 691,2 miliar akan dilunasi RP 95,37 miliar.

“Apabila dana hasil Penawaran Umum Perdana saham tidak mencukupi, Perseroan masih memiliki berbagai alternatif pembiayaan yang antara lain berasal dari kas internal Perseroan dan pinjaman bank mengingat rasio-rasio keuangan Perseroan masih memungkinkan untuk melakukan hal tersebut,” ulas manajemen dalam prospektus yang diterbitkan hari ini, Senin, 9 Agustus 2021. 

 

BACA JUGA: IPO Prima Andalan (IDX: MCOL), Ini 10 Hal yang Perlu Diketahui

 

Saat prospektus IPO CMNT diterbitkan, pabrik semen yang dikenal dengan harga murah ini memiliki enam entitas anak, dua perusahaan asosiasi dan tiga entitas berbadan hukum asing. 

Disebutkan dalam prospektus, CMNT akan mulai membayar dividen pada 2024. Rasio yang disiapkan sampai dengan 40 persen dengan tetap memperhatikan posisi keuangan perusahaan setiap tahunnya. 

 

KINERJA KEUANGAN CEMINDO (IDX: CMNT)

Cemindo melaporkan penjualan perusahaan berada dalam rentang Rp 6,43 triliun hingga Rp 7,15 triliun dalam 3 tahun terakhir. Sementara penjualan per Maret 2021 mencapai Rp 2 triliun, melonjak tajam dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,42 triliun. 

Sedangkan laba perusahaan tercatat berbalik untung dari sebelumnya rugi. Pada 2018, CMNT tercatat rugi -Rp 833,01 miliar, selanjutnya pada 2019 rugi -Rp 58,22 miliar. Sedangkan pada 2020, CMNT mencatatkan laba Rp 536,88 miliar. 

Laba CMTT pada 31 Maret 2021 juga ditampilkan meyakinkan dengan nilai Rp 190,41 miliar. Berbalik dari sebelumnya rugi Rp 676,22 miliar.

 

BACA JUGA: IPO HAIS Agustus 2021, Begini Bidang Usaha & Prospek Saham Hasnur Internasional Shipping

 

Capaian kinerja ini, aset CMNT mencapai Rp 18,57 triliun. Turun dibandingkan posisi Desember 2020 sebesar Rp 19,04 triliun. 

Dengan jumlah aset ini, CMNT memiliki utang Rp 15,64 triliun per 31 Maret 2021, berbanding Rp 16,3 triliun pada akhir 2020. 

Sisanya merupakan modal perusahaan dengan perincian modal akhir Desember 2020 sebesar Rp 2,74 triliun. Turun dari posisi 2019 dengan modal Rp 3,34 triliun. Sedangkan per Maret 2021, modal CMNT kembali merangkak naik menjadi Rp 2,9 triliun.

 

SEJARAH SEMEN MERAH PUTIH  (IDX: CMNT) 

PT Cemindo Gemilang (IDX: CMNT) didirikan pada 4 Juli 2011, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara. Pendirian Perseroan tersebut telah disahkan oleh Menkumham berdasarkan Keputusan AHU-34713.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 11 Juli 2011, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan No. AHU-0056562.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 11 Juli 2011.

Perusahaan telah berberapa kali melakukan perubahan anggaran dasar, saat pendirian pemegang saham CMNT terdiri dari WH Investments Pte. Ltd. (95 persen) dan Gama Group (5 persen). WH Investments sendiri merupakan perusahaan cangkang yang sepenuhnya dekendalikan oleh taipan dari Sumatra Martua Sitorus. Nama lain pemegang saham CMNT adalah Darwin Indigo. Keponakan Martua dari kakaknya Ganda Sitorus. 

PT Gamma Group disebutkan dikendalikan oleh Andy Indigo (50 persen) yang merupakan saudara Darwin Indigo, serta putri Martua, Jacqueline Sitorus dengan kepemikikan dalam PT Gamma juga 50 persen. 

 

CARA MEMESAN SAHAM IPO CMNT

Investor dapat memesan saham IPO CMNT melalui sistem penawaran umum mulik BEI atau dengan kata lain melalui e-ipo.co.id

“Untuk Pemesan yang merupakan nasabah Penjamin Pelaksana Emisi Efek, dalam hal ini PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Mandiri Sekuritas, selain dapat menyampaikan pesanan melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas, pesanan juga dapat disampaikan melalui email ke: ipo@ciptadana.com atau corsec@mandirisek.co.id,”  ujar manajemen. 

Pemesanan saham CMNT juga dapat melalui surat yang ditujukan ke alamat PT Ciptadana Sekuritas Asia atau PT Mandiri Sekuritas, dengan mencantumkan informasi sebagai berikut:

  • Identitas Pemesan (Nama sesuai KTP, No. SID, No. SRE, dan Kode Nasabah yang bersangkutan)
  • Jumlah pesanan dengan menegaskan satuan yang dipesan (lot/lembar)
  • Menyertakan scan copy KTP dan informasi kontak yang dapat dihubungi (email dan nomor telepon).***