PP Properti (IDX: PPRO) Kuasai Prime Park Pekanbaru, Saham Terbang?

Tempias.com, JAKARTA – PT PP Properti Tbk (IDX: PPRO) menjadi pemegang 100 persen saham PT Pekanbaru Permai Propertindo (PPP). Entitas yang mengelola Hotel Bintang 4, Prime Park Hotel Pekanbaru, Riau. 

Deni Budiman, Sekretaris Perusahaan  PPRO menyebutkan awalnya, perusahaan pengelola hotel yang sudah dioperasikan sejak 2018 itu merupakan kongsi tiga pihak, yakni PPRO (40 persen), PT Dwimatra Mandiri (37 persen), dan Sultan Jagakarsa ‘Kaji Edan’ Onny Hendro Adiaksono (23 persen). 

Ketiga pihak sepakat menjadikan PT Pekanbaru Permai Propertindo memiliki modal dasar Rp 117,5 miliar dan seluruhnya menjadi modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan aksi ini, maka PPRO menyetorkan Rp 47 miliar, Dwimatra Rp 44,06 miliar dan Sultan Jagakarsa Kaji Edan Rp 26,44 miliar. 

Komitmen itu hanya terealisasi sebagian. Hanya PPRO yang menyetor modal sesuai kesepakatan. Sementara Dwimatra baru menyetor Rp 5,92 miliar. Sedangkan Kaji Edan telah menyetor Rp 12,73 miliar. 

 

BACA JUGA: IPO Hasnur Shipping (IDX: HAIS), Cek 10 Fakta Ini Sebelum Beli

 

Atas kondisi itu, dihadapan notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo, pada 28 Mei 2021, para pemegang saham melakukan perubahan modal disetor dan ditempatkan sesuai realisasi. Dampaknya PPRO menjadi pemegang saham terbesar yakni 72 persen, sementara Dwimatra 9 persen dan Kaji Edan 19 persen. 

“Bahwa setelah dilakukan penyesuaian modal disetor, PT PP Properti Tbk Selaku pemegang saham 72 persen PPP dengan ini melakukan pembelian saham PPP atas 28 persen saham yang dimiliki oleh pemegang saham lainnya pada 2 Agustus 2021,” tulis Deni dalam penjelasannya kepada Bursa, Selasa, 3 Agustus 2021. 

Dalam aksi korporasi ini, PPRO menebus 9 persen saham Dwimatra seharga Rp 3,49 miliar. Sedangkan saham Kaji Edan dibayar Rp 7,5 miliar. 

“PT PP Properti Tbk menjadi pemegang saham pengendali pada PPP dengan 100 persen kepemilikan,” ulas Deni.

 

BACA JUGA: Terbaru Jadwal Dividen Agustus 2021, dari MYOR, CTRA, hingga FISH

 

Penguasaan penuh hotel Prime Park ini sekaligus perluasan wilayah lahan PPP di Pekanbaru. Akuisisi ini sekaligus optimalisasi bidang usaha hotel yang saat ini dijalankan oleh PPP. Bisnis yang menjadi salah satu lini bisnis PPRO. 

Sementara itu, harga saham PPRO di lantai bursa, Selasa, 3 Agustus 2021 melemah 1,43 persen menjadi level Rp 69 per lembar. Sedangkan jika diukur dari awal tahun, saham PPRO telah melemah 25,81 persen.  Akankah akuisisi hotel di Pekanbaru ini membalik kinerja saham perusahaan mengingat aset hotel bintang 4 itu akan dikonsolidasikan ke dalam buku dan laporan keuangan PPRO? investor saham yang menentukan.

2 komentar pada “PP Properti (IDX: PPRO) Kuasai Prime Park Pekanbaru, Saham Terbang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *