BBCA Siapkan Stock Split Oktober, Ini Rincian Pelaksanaannya

Tempias.com, JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) tengah merampungkan rencana untuk melakukan pemecahan nilai saham atau stock split.  Rencana ini sudah disepakati dalam rapat Direksi dan Komisaris BBCA Kamis, 29 Juli 2021. 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan aksi korporasi berupa stock split dilakukan setelah mencermati perkembangan dan dinamika ekonomi dan pasar di dalam negeri. Keputusan ini juga diambil dengan melihat perkembangan perdagangan di Bursa Efek Indonesia. 

“Sebagai bagian dari anggota bursa, kami juga berkomitmen mendorong perkembangan pasar modal tanah air, maka perusahaan memutuskan untuk melakukan aksi korporasi pemecahan saham yang beredar (stock split),” ujar Jahja dalam siaran pers, Jumat, 30 Juli 2021. 

Lebih jauh, Jahja mengatakan dengan adanya stock split, BBCA ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para investor ritel untuk berinvestasi di saham BCA. Rencananya, stocks split akan dilakukan dengan rasio 1 : 5. Artinya satu saham lama akan dipecah menjadi 5 lembar saham baru. 

BACA JUGA: Investasi Rp 192,5 Miliar, Alibaba Siap Kuasai BBYB

Perusahaan telah menetapkan nilai nominal per unit saham BBCA saat ini adalah Rp 62,50. Sedangkan nilai nominal per unit saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp 12,5.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Juli 2021 harga saham BCA ditutup pada harga Rp29.850. Bila merujuk stock split dengan rasio 1:5 maka perkiraan harga saham BBCA setelah stock split adalah Rp 5.970.  

“Melalui aksi korporasi stock split ini, kami berharap harga saham BBCA akan lebih terjangkau bagi para investor ritel, utamanya demografi investor muda yang saat ini aktif meramaikan bursa. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kami untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar modal dalam negeri.” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

BACA JUGA: Siapa ThaiOil? Investor Chandra Asri (IDX: TPIA) Rp 25 Triliun

Proses stock split akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Manajemen akan menunggu persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Perusahaan merencanakan akan menggelar RUPSLB pada 23 September 2021.

Selanjutnya, setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, BCA akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia. Perusahaan memperkirakan proses stock split akan berlangsung pada Oktober 2021. 

2 komentar pada “BBCA Siapkan Stock Split Oktober, Ini Rincian Pelaksanaannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *