Investasi Rp 192,5 Miliar, Alibaba Siap Kuasai BBYB

Tempias.com, JAKARTA – Perusahaan raksasa teknologi, Alibaba, siap menjadi pemilik saham terbesar pada Bank Neo Commerce (IDX: BBYB). Alibaba menguasai BBYB lewat Akulaku dan Rockcore Financial Technology. 

Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi pengambilalihan saham BBYB ini telah disampaikan pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Otoritas pun telah memberi persetujuan Alibaba melalui Aku laku menjadi pemilik saham pengendali BBYB.  

“Dokumen pengambilalihan saham BBYB telah disampaikan kepada OJK dan telah memperoleh persetujuan OJK berdasarkan Surat Nomor SR-16/PB.1/2021 yang dikeluarkan pada tanggal 26 Juli 2021 untuk selanjutnya dapat dilakukan pengumuman atas ringkasan rancangan pengambilalihan ini untuk memperoleh persetujuan RUPSLB,” tulis manajemen dalam keterbukaan seperti dikutip, Kamis, 29 Juli 2021. 

Pengambilalihan saham membuat Akulaku menjadi pemegang saham terbesar sekaligus pengendali BBYB. Jumlah dan nilai saham BBYB yang dimiliki oleh Akulaku sebesar 1,66 juta lembar saham atau senilai Rp166 miliar. Jumlah ini meliputi 24,98 persen kepemilikan saham. Selanjutnya juga ada kepemilikan saham Rockcore. 

 

BACA JUGA: Update Daftar Saham Asabri 2021 & Bidang Usahanya, dari Bank Neo (BBYB), FIRE Hingga ASJT

 

Financial Technology Co. Ltd., yang merupakan satu kelompok usaha dengan Akulaku sebesar 261 juta lembar saham dengan nilai Rp26 miliar atau setara 3,92 persen saham. 

Dengan penambahan kepemilikan ini, kini Akulaku dan kelompok usahanya memiliki 1,92 miliar lembar saham dengan total investasi Rp192,5 miliar. Total kepemilikan saham Akulaku di BBYB adalah 28,9 pesen. Kepemilikan ini membuat Grup Alibaba menjadi pengendali di bank yang dulunya dikuasai Gozco Capital. 

 

BACA JUGA: Dikejar Tenggat, Bank Ganesha (IDX: BGTG) Percepat Tambah Moda

 

Berdasarkan catatan, Akulaku mulai masuk mengoleksi saham BBYB sejak 21 Maret 2019. Akulaku masuk lewat pengambilalihan 5,2 persen saham dari Gozco Capital yang saat itu melepas saham BBYB senilai Rp338 per saham. Pada Maret 2019, kepemilikan Akulaku bertambah setelah merampungkan private placement senilai Rp338 per saham atau total Rp 158,72 miliar. 

Saat ini Gozco Capital tercatat hanya memiliki 18,9 persen saham diikuti Asabri dengan 11,5 persen, dan Yellow Brick Enterprise dengan 11,1 persen. Sedangkan saham yang dikuasai masyarakat adalah 27,3 persen. 

Masuknya Alibaba lewat Akulaku menjadi angin segar bagi BBYB. Apalagi Bank yang kini bernama Bank Neo Commerce itu tengah gencar membangun ekosistem digital. Berdasarkan keterangan di keterbukaan, alasan dan tujuan Akulaku melakukan pengambilalihan adalah untuk memanfaatkan teknologi tinggi yang dimiliki untuk membantu BBYB dalam melakukan transformasi digital. Fokus utama adalah meningkatkan layanan perbankan dan membawa BBYB ke tingkat baru dengan teknologi canggih dan transparansi yang lebih baik. 

 

“Kemitraan strategis antara Akulaku dan BBYB dipercaya akan meningkatkan literasi keuangan dan akses masyarakat Indonesia kepada lembaga keuangan, khususnya perbankan, sehingga baik individu dan bisnis memiliki akses terhadap produk dan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau yang memenuhi kebutuhan mereka yang disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.”

 

BACA JUGA: Saham Digital Mediatama (IDX: DMMX), Bidang Usaha, Prospek dan Profil Pengendali

 

Selanjutnya, pengambilan BBYB oleh Akulaku ini akan disetujui dalam RUPSLB yang akan berlangsung 20 September 2021. Sedangkan untuk kreditor dan pemegang saham yang keberatan dengan pengambilalihan diberi batas waktu mengajukan pernyataan hingga 14 Agustus 2021. 

Berdasarkan laporan keuangan Bank Neo Commerce (BBYB) yang diumumkan Rabu, 28 Juli 2021 sepanjang 2020 perusahaan mencatat peningkatan kinerja. Laba bersih yang berhasil dibukukan untuk tahun buku 2021 adalah Rp29,1 miliar dari dari tahun sebelumnya yang hanya Rp19 miliar. Pada 2018, BBYB bahkan  mencatatakan kerugian Rp136 miliar. 

5 komentar pada “Investasi Rp 192,5 Miliar, Alibaba Siap Kuasai BBYB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *