Emtek (IDX: EMTK) Resmikan Kolaborasi dengan Grab, Bagaimana Prospek Saham?

Tempias.com, JAKARTA- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (IDX: EMTK) akan meresmikan kerjasama dengan PT Grab Teknologi Indonesia (Grab) pada Senin, 26 Juli 2021. Peresmian kerjasama akan dilakukan secara daring.

Lewat kolaborasi strategis ini, EMTK dan Grab akan memanfaatkan jangkauan dan kekuatan ekosistem yang dimiliki kedua perusahaan untuk memajukan ekonomi digital Indonesia. Peresmian akan dihadiri petinggi dari kedua perusahaan.

 

“Perusahaan akan bekerja sama untuk mendorong percepatan transformasi digital untuk UMKM di tanah air sebagai upaya memperluas inklusi digital dan keuangan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tulis penyelenggara seperti dikutip, Sabtu 24 Juli 2021. 

 

Hubungan EMTK dan Grab belakangan ini memang semakin akrab. Hal ini ditandai dengan adanya aksi saling beli saham antar dua perusahaan. Grab tercatat masuk ke EMTK lewat pembelian saham melalui Holdings Inc. yang merupakan perusahaan afiliasi Grab Holdings Inc. (Grab) pada April 2021. 

Grab lewat Holding Inc saat itu membeli saham EMTK melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement yang dilakukan pada akhir Maret 2021. Lewat keputusan yang diambil dari RUPSLB itu, EMTK meleps sebanyak 4,7 miliar lembar saham baru dengan nominal Rp20 per saham. Dengan ikut PMTHMETD ini maka  Grab memiliki 4,6 persen saham EMTK. 

 

BACA JUGA: Elang Mahkota (IDX: EMTK) Kucurkan Rp 4,02 Miliar Sokong Anak Usaha

 

Sekretaris EMTK, Titi Maria Rusli mengatakan perseroan dan Grab telah beberapa kali berdiskusi untuk mengembangkan peluang bisnis baru. Masuknya Grab sebagai pemilik saham EMTK lewat Holdings Inc akan lebih mempermudah kolaborasi. Apalagi EMTK memang tengah membidik bisnis penerbitan digital, platform streaming video, pembayaran uang elektronik, dan e-commerce. 

“Mengingat Perseroan memiliki beberapa investasi strategis di ekosistem digital, kami yakin akan ada peluang baru dalam ekonomi digital yang dapat dimanfaatkan Perseroan dengan menggunakan modal yang dihimpun melalui PMTHMETD. Tidak menutup kemungkinan peluang tersebut akan berkaitan dengan bisnis Grab, atau peluang baru yang dapat dikembangkan melalui kerja sama antara Grab dan Perseroan,” ujar Titi dalam keterbukaan informasi pertengahan April lalu menanggapi masuknya Grab dalam bisnis EMTK. 

 

Bisnis EMTK
Kerajaan Bisnis EMTK, Sumber: laporan EMTK

 

Pada  30 Juni 2021, giliran EMTK yang menambah modal di Grab. EMTK efektif menambah kepemilikan saham berupa penyertaan atas saham baru yang diterbitkan Grab Teknologi Indonesia sejumlah 311,27 juta lembar saham atau setara 3,29 persen dengan nominal Rp1.000 per lembar. 

Untuk penyertaan modal ini, EMTK telah mengeluarkan dana Rp3 triliun atau setara dengan USD120 juta pada Grab. Penambahan ini memperkokoh posisi EMTK di Grab dengan kepemilikan 5,88 persen saham karena sebelum penambahan modal pada Juni, EMTK telah memiliki 2,68 pesen saham di Grab dengan nilai investasi Rp244,5 miliar. 

“Alasan dilakukannya transaksi tersebut adalah untuk mendukung kegiatan usaha utama dan memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan teknologi dan digital terkemuka di Indonesia dan memperkaya ekosistem digitalnya,” tulis Titi dalam keterbukaan informasi awal Juli lalu. 

Menurut Titi penempatan modal akan berpengaruh pada kas perusaahaan setara dengan nilai transaksi. Di sisi lain perusahaan menilai penambahan modal pada Grab akan menjadi investasi jangka panjang sehingga keuangan perusahaan dalam hal ini aset tidak akan berubah. 

Harga saham EMTK
Harga saham EMTK Januari-Juli 2021

Harga Saham EMTK

Gencarnya ekspansi EMTK di bisnis digital cukup berpengaruh terhadap harga saham perusahaan di pasar. Berdasarkan neraca perdagangan Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun terakhir harga saham EMTK telah naik 159,3 persen dari Rp955 pada Agustus 2016 menjadi Rp2.580 pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Juli 2021. 

Pada Januari 2021, EMTK telah merampungkan stock split atau pemecahan harga dan jumlah saham 1:10. Keputusan stock split ini telah disetujui lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Desember 2020 dengan 100 persen suara setuju. 

Dalam satu bulan terakhir harga saham EMTK bergerak dinamis di pasar. Pada pekan kedua Juli, harga saham EMTK berada di kisaran Rp2.800 selama beberapa hari berturut turut. Peningkatan harga ini disebut sebagai dampak aksi korporasi perusahaan lewat Initial Public Offering (IPO) Bukalapak (IDX: BUKA). 

 

BACA JUGA: Saham Mahaka Medika (IDX: ABBA): Menakar Prospek dan Kinerja, Terkerek Northstar?

 

EMTK merupakan perusahaan yang berdiri pada 1983 dan bergerak di bidang media, teknologi informasi dan jaringan. EMTK pertama kali melantai di bursa pada Januari 2010 dengan melepas 10 persen kepemilikan saham kepada masyarakat. 

Beberapa anak usaha yang berada di bawah EMTK adalah Abhimata Citra Abad, Astika Gerbang Timur, Bitnet Komunikasindo, Elang Cakra Arena, Elang Graha Propertindo, Elang Media Visitama, Elang Persada Teknologi. Beberapa saya bisnis EMTK adalah Surya Citra Media (SCM), SCTV, Indosiar, Video, OMNI Hospital, DANA, Bukalapak dan banyak lainnya.

Saat ini saham EMTK dipegang oleh Eddy K Sariaatmadja sebanyak 23 persen, Susanto Suwarso 11,6 persen, PT Adikarsa Sarana 10,8  persen. Bos Indofood Anthoni Salim juga tercatat memiliki 9 persen saham EMTK. 

Sedangkan Grab adalah perusahaan teknologi Malaysia yang berkantor pusat di Singapura. Bisnis grab meliputi GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabMart, Layanan Grosir, GrabFresh, Grab for Business, dan GrabHealth.***

 

 

2 komentar pada “Emtek (IDX: EMTK) Resmikan Kolaborasi dengan Grab, Bagaimana Prospek Saham?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *