Setelah Aberdeen, PAMI Juga Tutup Bisnis Reksadana

Tempias.com, JAKARTA – Pemegang saham PT Post Asset Management Indonesia (PAMI) memutuskan membubarkan  bisnis manajer investasi yang dimiliki dan mengembalikan izin yang dimiliki kepada Otoritas Jasa Keuangan. 

Pembubaran bisnis manajer investasi ini merupakan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa pada 10 Mei 2021. 

“Untuk pemberesan hal-hal dan kewajiban-kewajiban telah ditunjuk bapak Agus Gunawan dan H. Ahmad Abbas selaku likuidator,” tulis Agus dan Ahmad dalam pengumuman tim likuidator, Kamis, 20 Mei 2021. 

 

BACA JUGA: Daftar Saham Blue Chip 2021 dari Rebalancing MSCI Indonesia Index

 

Menurut Agus dalam pengumumannya, PAMI telah melikuidasi seluruh produk reksa dana dan telah menyelesaikan kewajiban dengan berpedoman dengan peraturan serta ketentuan di pasar modal. 

PAMI memiliki 4 produk reksa dana yakni  Post Diamond Balanced Strategy, Reksadana Post Indo Equity Fund, Post Indo Kombinasi Optima dan Post Indo Money Market Fund. 

Post Asset Management Indonesia (PAMI) Merupakan bagian dari PT. Post Energy dan PT. Sadikun yang bergerak dibidang oil & gas. Sadikun sudah lebih dari 50 tahun menjadi agen untuk Pertamina. Baik untuk produk BBM, gas alam, pelumas, LPG, termasuk aspal. Sadikun juga memiliki tempat penyimpanan batu bara di Banten.

Mundurnya PAMI dari bisnis manajer investasi memperpanjang daftar dalam industri. Sebelumnya Aberdeen juga memutuskan menutup manajer investasinya di Indonesia. Sementara seperti diketahui, OJK telah mensanksi sejumlah manajer investasi dengan menutup dana kelolaannya seperti Minna Padi. 

BACA JUGA: Cara Investasi Saham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *