Untung Rugi Investasi Reksadana Saham

Tempias.com, JAKARTAReksa dana saham merupakan salah satu investasi yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih baik dibandingkan deposito.

Reksa dana (sering ditulis reksadana) merupakan investasi yang dikelola oleh manajer investasi yang telah memiliki izin menghimpun dana oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam penghimpuan dana ini, para manajer investasi kemudian mengalokasikan sesuai dengan target besar investor seperti reksadana saham untuk investasi saham, reksadana pendapatan tetap dengan penempatan di deposito hingga obligasi, atau reksadana campuran yang membagi persentase tertentu dalam menempatkan dana dalam kedua pasar keuangan.

Perbedaan reksadana saham, pendapatan tetap ataupun campuran terletak pada risiko yang dikandung di dalamnya. Reksadana saham seperti namanya berlandaskan saham-saham yang diperdagangkan di pasar modal. Dampaknya, investasi di dalam reksadana dapat naik menjulang hingga di atas bunga deposito dan bahkan naik ratusan persen.

Meski demikian, saat bursa ada di zona merah, investasi yang ditanamkan juga terbawa ke zona negatif. Seperti pergerakan harga saham yang ditetapkan oleh para manajer investasi.

Untuk reksadana pendapatan tetap, kondisinya relatif jauh lebih aman karena manajer investasi menggunakan dana yang dihimpun untuk membeli obligasi atau meletakkan dalam deposito. Sehingga risikonya menjadi terukur.

Sedangkan reksadana campuran merupakan gabungan dari keduanya. Hanya persentase porsi investasi yang diletakkan sesuai dengan pilihan investor sesuai profil risikonya.

Dengan bentuk sebagai mutual funds ini maka keuntungan utama investor reksadana adalah dapat mengakses keuntungan sebagai pemilik dana jumbo meski investasinya kecil.

Sebagai ilustrasi, dengan nominal menempatkan dana rutin di reksadana Rp 500.000 atau bahkan hingga Rp 10.000 sesuai dengan kebijakan manajer investasi, maka deposito yang diakses sesuai dengan pemilik dana jumbo.

Kelebihan lain dari investasi dalam reksadana adalah keuntungannya masih bebas pajak. Sehingga memberi ruang keuntungan tambahan dalam pengelolaan kekayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *