Tunda Rights Issue, Saham CENT Longsor

Tempias.com, JAKARTA – Harga saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (IDX:CENT) hari ini, Senin, 26 April 2021 langsung longsor menyentuh auto rejection bawah (ARB) setelah perusahaan mengumumkan menunda Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran Umum Terbatas IV atau rights issue

Saham CENT ditutup di level Rp 282 per lembar atau melemah 6,62 persen secara harian. Harga saham CENT sendiri masih kokoh di Rp 330 pada sesi I perdagangan Jumat. Meski begitu, harga saham perusahaan longsor setelah rumor tersebar dan ditegaskan manajemen dalam keterbukaan hari ini.

 

BACA JUGA : Prospek Saham CENT, Bidang Usaha dan Pemegang Saham

 

Aksi korporasi emiten dalam firma investasi Northstar itu sedianya akan dilaksanakan cum right di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 Mei 2021, sedangkan tanggal ex right pada 21 Mei 2021. 

Sementara itu, tanggal cum right pasar tunai pada 24 Mei 2021 dan tanggal ex right pada 25 Mei 2021. Tanggal recording date pada 24 Mei 2021 dan tanggal pencatatan efek di BEI pada 25 Mei 2021.

Aksi penambahan modal ini rencananya akan dilaksanakan dengan harga Rp 200 perlembar. Sehingga CENT akan mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 2,5 triliun. 

“Penundaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran Umum Terbatas IV PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk,” tulis Wiwik Septriandewi, Sekper CENT dalam keterbukaan bursa. 

Meski baru diumumkan hari ini, keputusan manajemen  CENT membatalkan rights issue telah diambil sejak 23 April 2021. 

Dalam penjelasan terpisah, Yan Raymond Jafri menyebutkan perseroan dan pemegang saham utama memutuskan menunda proses pelaksanaan PUT IV dengan mempertimbangkan kesempatan dan alternatif pendanaan yang tersedia.

“Perseroan akan mengevaluasi kembali rencana PUT IV pada semester kedua tahun 2021 ini,” tulisnya.

Saat rights issue dirancang, CENT mencantumkan pemegang sahamnya terdiri dari EP ID Holdings PTE. Ltd dengan kepemilikan 43,79 persen, Clover Universal Enterprise Ltd. (47,95 persen) sedangkan saham publik di CENT sebesar 8,25 persen. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *