IPO Triputra Agro (TAPG), Pemegang Saham Terakhir Istri T.P Rachmat Serta Meity Subianto

Tempias.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia menetapkan IPO PT Triputra Agro Persada Tbk. menggunakan kode saham TAPG. Jadwal IPO Triputra Agro atau TAPG sendiri telah ditetapkan 12 April 2021. 

Dalam IPO TAPG ini, perusahaan hanya melepas 4,36 persen saham atau 866,2 juta lembar dengan nominal Rp100. Selanjutnya sebanyak 0,57 persen atau setara 4,89 juta lembar saham dikeluarkan untuk program employee stock allocation.

KSEI yang berkedudukan di Jakarta, 1 April 2021 mengumumkan harga saham IPO TAPG adalah Rp 200. Dengan ketetapan ini, melalui IPO, TAPG akan membukukan dana segar sebesar Rp 173,24 miliar.

Perolehan dana dari IPO TAP Agri ini sebanyak 84,28 persen akan digunakan untuk melakukan peningkatan penyertaan modal pada Perusahaan Anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP). Sedangkan sisanya sebanyak 15,72 persen akan digunakan untuk modal kerja membeli pupuk.

Bersamaan dengan IPO Triputra Agro, pemegang saham lainnya akan melakukan pencatatan seluruh saham biasa atas nama. Sehingga 100 persen saham TAPG dapat diperjual belikan setelah IPO. 

 

BACA JUGA : Saham IPO April 2021, Prospek Triputra Agro & Bidang Usaha

 

Dalam prospektus disebutkan pemegang saham Triputra Agro dalam akta terakhir setelah IPO dan ESA adalah PT Persada Capital Investama dengan kepemilikan 23,24 persen, PT Triputra Investindo Arya (22,51 persen), Salween Investment Pte. Ltd (20,74 persen), Gochean Holdings Incorporated (15,13 persen), PT Daya Adicipta Mustika (14,02 persen), masyarakat (4,36 persen), dan karyawan (0,02 persen).

Meski nama pemegang saham adalah perusahaan lainnya, prospektus menyebutkan ultimate beneficial ownership atau penerima manfaat terakhir dari TAPG dengan bidang usaha sawit ini adalah istri taipan T.P. Rachmat, yakni Like Rani Imanto. 

Meski Like adalah penerima manfaat terakhir, keluarga TP Rachmat mengendalikan TAPG melalui dua wajah yakni Triputra Investindo Arya yang 99,99 persen sahamnya dimiliki sang istri, Like Rani Imanto.   

Sedangkan lainnya melalui Daya Adicipta Mustika (DAM). Perusahaan ini memayungi keluarga besar TP Rachmat.  Sang Taipan dalam perusahaan payung ini memiliki saham 24,61 persen. Sedangkan lainnya dikuasai oleh saudara dan anak-anaknya yakni sang adik Linda Rachmat (32,54 persen), Arief Rachmat (2,84 persen), Christian Arianto Rahmat (2,72 persen), Ayu Patricia Rachmat (2,72 persen), Cristian Sandy Rachmat (9,14 persen), Maria Paulina Evadana Rachmat (3,12 persen), Maria Clementine Evatania Rachmat (9,1 persen), Samantha Patricia Wu (1,56 persen), Sara Madeilene Wu (1,56 persen), PT Fajar Bumi Makmur (9,09 persen) dan PT Gema Wahana Jaya (1 persen). 

Meski begitu, Like tidak sendirian sebagai penerima manfaat terakhir. Perusahaan juga menetapkan Meity Subianto sebagai ultimate beneficial ownership

Meity merupakan istri dari mendiang Benny Subianto. Taipan yang termasuk 50 orang terkaya di Indonesia dan meninggal pada 2017 lalu. Benny adalah ujung tombak dalam membesarkan Astra Agro dan United Tracktors dan kemudian mendirikan Persada Capital Investama. 

Meity dan putra-putrinya mengendalikan TAPG melalui Persada Capital Investama. Perusahaan payung itu menginduk kepada PT Tri Nur Cakrawala dan PT Pandu Alam Persada dengan kepemilikan masing-masing 50 persen. Dalam dua perusahaan induk ini, Meity memiliki 51,25 persen saham perusahaan sedangkan 3 anaknya yang juga direksi TAPG memiliki saham masing-masing 16,25 persen. 

Sedangkan pemegang saham terakhir dari Salween Investment Pte. Ltd, Gochean Holdings Incorporated tidak ditampilkan oleh perusahaan dalam prospektusnya.  

KINERJA KEUANGAN SAHAM IPO TAPG

Dalam laporan keuangannya yang ditampilkan dalam prospektus, Triputra Agro (TAPG), mengalami kenaikan penjualan setiap tahun. 

Secara berurutan dari 2017, perusahaan membukukan penjualan Rp 3,74 triliun, Rp 3,93 triliun (2018), Rp 4,32 triliun (2019) dan Rp 3,56 triliun hingga September 2020. 

Meski penjualan tumbuh, laba perusahaan tercatat mengalami naik turun yakni Rp 997,19 miliar pada 2017, Rp 224,21 miliar (2018), Rp 187,80 miliar (2019) dan Rp 240,23 miliar pada September 2020. 

Seiring dengan itu, aset perusahaan juga mengalami fase naik turun dimana pada 2017 sebesar Rp 11,34 triliun, Rp 13,15 triliun (2018), Rp 12,26 triliun (2019) dan Rp 11,96 triliun per triwulan III/2020.

 

JADWAL IPO TRIPUTRA AGRO (TAPG)

Tanggal Efektif IPO Triputra Agro (TAPG): 31 Maret 2021

Masa Penawaran Umum saham IPO Triputra Agro (TAPG): 5-6 April 2021

Tanggal Penjatahan IPO Triputra Agro (TAPG): 8 April 2021

Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan (Refund) IPO Triputra Agro (TAPG): 9 April 2021

Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik IPO Triputra Agro (TAPG): 9 April 2021

Tanggal Pencatatan Saham di BEI IPO Triputra Agro (TAPG): 12 April 2021

 

One thought on “IPO Triputra Agro (TAPG), Pemegang Saham Terakhir Istri T.P Rachmat Serta Meity Subianto

  • April 7, 2021 pada 11:50 pm
    Permalink

    Dikit jg saham publik yang diberikan..hanya 4%

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *