Berita Saham dari KSEI : GIC Resmi Borong Saham ARTO, Bosowa Lepas Bukopin (BBKP)

Tempias.com – Berita saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat aksi sejumlah investor besar dengan kepemilikan saham di atas 5 persen atau para  market maker. Hingga penutupan perdagangan 18 Maret 2021 yang diumumkan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada  Jumat, 19 Maret 2021 petang, sejumlah market maker itu mencatatkan aksi akuisisi hingga divestasi sehingga menggerakkan harga saham di BEI. 

Saham yang dimainkan para market maker ini beragam mulai dari masuknya Government of Singapore Investment Corporation Private Limited (GIC) pada saham Bank Jago (ARTO) hingga kelompok Bosowa melepas sebagian kepemilikan di KB Bukopin (BBKP) melalui lantai bursa. 

Berikut main saham para market maker dari KSEI per 18 Maret 2021: 

  • Saham ARTO atau Bank Jago resmi kedatangan investor baru yakni GIC setelah rights issue, komposisi kepemilikan saham ARTO per 18 Maret 2021 menjadi Dompet Karya Anak Bangsa atau Go-Pay (21,4 persen), Metamorfosis Ekosistem Indonesia yang dikendalikan Jerry Ng (28,81 persen), Wealth Track Technology Limited yang dikendalikan Patrick Walujo (11,69 persen) dan GIC yang membuka rekening di Citibank Singapura (8,07 persen). 
  • Bosowa Corporindo kembali melepas saham KB Bukopin (BBKP) sebanyak 47,29 juta lembar sehingga pemilikan perusahaan turun dari 11,58 persen menjadi 11,43 persen.
  • New Ascend Limited melepas saham MNC Corporation (BHIT) sebanyak 24,8 juta lembar saham sehingga kepemilikannya turun dari 10,01 persen menjadi 9,98 persen.

 

BACA JUGA : Saham IPO April 2021, Prospek Triputra Agro & Bidang Usaha

 

  • Megah Prakarsa Utama divestasi saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) sebanyak 2 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 20,72 persen. 
  • Solusi Karya Sukses menambah kepemilikan di Saham PT Buana Listya Tama Tbk. (BULL) sebanyak 12,2 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 5,15 persen. 
  • Saham Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dimaintain oleh Mohammad Jusuf Hamka dan anaknya Feisal Hamka dengan masing-masing mencatatkan net buy 428 lembar dan 7 lembar saham. 
  • Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto melakukan divestasi saham Garudafood Putra Putri Jaya sebanyak 4,75 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 6,5 persen. 
  • Pemegang saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) mencatatkan kepemilikan sahamnya di KSEI. 
  • Saham Eka Sari Lorena Transport (LRNA) dimaintain oleh Siauw Yunus Subandi dengan posisi net buy 198 lembar. 
  • Kepemilikan Cathay Life Insurance Co Ltd di Bank Mayapada (MAYA) susut menjadi 27,5 persen dari sebelumnya 37,32 persen. 
  • Bio Permai belanja saham Pelita Samudera Shipping (PSSI) sebanyak 5,06 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 7,66 persen.
  • Elang Mahkota perbesar kepemilikan di Sarana Meditama Metropolitan (SAME) setelah rights issue. EMTK belanja 36,48 juta lembar sehingga total kepemilikannya menjadi 72,19 persen.
  • Prima Jaringan Distribusi melakukan divestasi saham Yelooo Integra Datanet (YELO). Perusahaan tercatat menjual 1,8 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 16,85 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *