Saham IPO April 2021, Prospek Triputra Agro & Bidang Usaha

Tempias.com – PT Triputra Agro Persada menjadwalkan IPO pada 12 April 2021. Jadwal pencatatan saham perdana Triputra ini masih bersifat sementara menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan. 

Dalam prospektus yang diterbitkan perusahaan milik Theodore Permadi Rachmat, konglomerat pengelola bisnis Triputra Group, menyebutkan Kantor Pusat TAP Agri terletak di The East Building, Lantai 23. Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. E.3-2, No.1 Jakarta 12950.

Bidang usaha Triputra Agro adalah holding perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan minyak sawit melalui anak usaha. Selain itu Triputra Agro juga menjalankan bisnis perkebunan karet melalui perusahaan anak. 

Perinciannya Triputra Agro memiliki 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, 1 perkebunan karet, 15 pabrik kelapa sawit, 1 pabrik RSS, dan 4 kantor cabang Perusahaan Anak yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. 

Dalam IPO ini, perusahaan hanya melepas 4,65 persen saham atau 925 juta lembar dengan nominal Rp100. Selanjutnya sebanyak 4,89 juta lembar saham untuk program employee stock allocation atau 0,53 persen.

Bersamaan dengan IPO Triputra Agro, pemegang saham lainnya akan melakukan pencatatan seluruh saham biasa atas nama sebanyak 18,98 miliar lembar atau 95,35 persen. 

Langkah ini menjadi menarik karena Bursa Efek Indonesia mewajibkan perusahaan terbuka menempatkan saham di masyarakat atau free float sebanyak 7,5 persen dan dimiliki sedikitnya 300 pihak. Dengan asumsi ini, maka salah satu atau seluruh pemegang saham pengendali setelah IPO akan melakukan divestasi saham yang dimiliki. 

Dalam prospektus ringkas disebutkan pemegang saham Triputra Agro setelah IPO dan ESA adalah PT Persada Capital Investama dengan kepemilikan 23,17 persen, PT Triputra Investindo Arya (22,44 persen), Salween Investment Pte. Ltd (20,68 persen), Gochean Holdings Incorporated (15,09 persen), PT Daya Adicipta Mustika (13,97 persen), massyarakat (4,62 persen), dan karyawan (0,03 persen).

Perolehan dana dari IPO TAP Agri ini sebanyak 79 persen akan digunakan untuk melakukan peningkatan penyertaan modal pada Perusahaan Anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP).

“Alasan dan pertimbangan Perseroan atas dilakukannya peningkatan penyertaan modal pada AMP adalah dalam rangka mempertahankan persentase kepemilikan saham Perseroan pada AMP, mengingat AMP bermaksud untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor,” tulis manajemen dalam prospektus.  

Oleh AMP, dana ini dilanjutkan lagi ke perusahaan anak PT Sukses Karya Mandiri untuk meningkatkan modal yang kemudian digunakan untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM yang berlokasi di Kalimantan Tengah. Perkiraannya biaya pembangunan pabrik Rp88 miliar sedangkan operasional Rp47 miliar. 

“Pelaksanaan pembangunan direncanakan dimulai pada kuartal 2 tahun 2021 dan rencananya akan diselesaikan pada tahun 2022. Sampai dengan Prospektus Ringkas ini diterbitkan, SKM belum mulai melakukan pembangunan atas pabrik tersebut,” tulis prospektus perusahaan.

Sedangkan dana hasil IPO, 21 persen lainnya akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja berupa pembelian pupuk.

Sejarah Triputra Agro Persada 

Triputra Agro didirikan pada 2005 dengan nama PT Alam Permata Indah berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 24 Januari 2005, yang dibuat di hadapan Ir. Rusli, S.H., Notaris di Bekasi. 

Akte ini terakhir kali diubah pada 2021 dengan pokok menyetujui IPO Perseroan melalui pengeluaran saham baru dari dalam simpanan (portepel), TAP Agri mencatatkan seluruh saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan disetor

penuh pada Bursa Efek Indonesia, menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perseroan dari semula Rp 1 juta per saham menjadi Rp100 per saham, menyetujui peningkatan

modal dasar Perseroan dari semula Rp2 triliun menjadi Rp 5 triliun, menyetujui penerbitan saham baru dari portepel sebesar 925 juta dengan nilai Rp100 per saham untuk ditawarkan melalui IPO. 

Selain itu perusahaan juga menyetujui ESA, perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan yaitu menambah kegiatan usaha Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya, perubahan penyebutan direktur utama menjadi Presiden Direktur dan Komisaris Utama menjadi Presiden Komisaris.

Direksi dan Komisaris TAP Agri sebelum IPO Maret 2021:

  • Presiden Komisaris Triputra Agro : Arif Rachmat
  • Komisaris Triputra Agro : Arini Saraswaty Subianto
  • Komisaris Triputra Agro : Toddy Mizaabianto Sugoto
  • Komisaris Triputra Agro : Danny Rachmat
  • Komisaris Triputra Agro : Prof. DR. Kuntoro Mangkusubroto
  • Komisaris Independen Triputra Agro : Drs Aridono Sukmanto
  • Komisaris Independen Triputra Agro : Ir. Maruli Gultom
  • Komisaris Independen Triputra Agro : Stanley Setia Atmadja

Direksi Triputra Agro

  • Presiden Direktur Triputra Agro : Tjandra Karya Hermanto
  • Direktur Triputra Agro : Erida
  • Direktur Triputra Agro : Sutedjo Halim
  • Direktur Triputra Agro : Budiarto Abadi
  • Direktur Triputra Agro : George Oetomo
  • Perusahaan Anak penyertaan langsung penyumbang 100 persen pendapatan perusahaan: PT Agro Multi Persada (AMP) dengan kepemilikan 94,93 persen. 

Perusahaan Anak Triputra Agro (cucu usaha) melalui penyertaan tidak langsung (melalui AMP) 

  • PT Gawi Bahandep Sawit Mekar (kepemilikan 94,93 persen)
  • PT Muaratoyu Subur Lestari (94,93 persen)
  • PT Brahma Binabakti (93,47 persen)
  • PT Yudha Wahana Abadi (94,93 persen)
  • PT First Lamandau Timber International (94,93 persen)
  • PT Dwiwira Lestari Jaya (94,93 persen)
  • PT Etam Bersama Lestari (94,93 persen)
  • PT Anugerah Agung Prima Abadi (94,93 persen)
  • PT Subur Abadi Wana Agung (94,93 persen)
  • PT Hamparan Perkasa Mandiri (94,93 persen)
  • PT Natura Pasific Nusantara (94,93 persen)
  • PT Sukses Karya Mandiri (94,93 persen)

Selain itu perusahaan memiliki 13 anak usaha lainnya dengan kepemilikan rata-rata 94,93 persen namun hanya memberi kontribusi penjualan di bawah 2 persen hingga belum ada kontribusi terhadap Triputra Agro. 

Perusahaan ini menempatkan PT Union Sampoerna Triputra Persada sebagai perusahaan asosiasi dengan kepemilikan 50 persen. 

Hingga 30 September 2020, Triputra Agro memiliki perkebunan kelapa sawit dengan total area tertanam seluas 158.348 hektar, yang terdiri dari 137.073 hektar perkebunan inti dan 21.275 hektar perkebunan plasma. 

Dari area perkebunan inti tersebut, seluas 6.224 hektar merupakan tanaman muda dengan usia 0-3 tahun, 130.849 hektar merupakan tanaman menghasilkan dimana 109.151 hektare tanaman 7-19 tahun, 14.835 tanaman 4-6 tahun, 6.863 merupakan pohon sawit di atas 20 tahun. Sedangkan untuk perkebunan plasma, seluas 2.897 hektar merupakan TBM dan 18.378 hektar merupakan TM. 

Untuk perkebunan karet, Perusahaan Anak memiliki areal tertanam seluas 1.424 hektar. 

Perusahaan Anak merupakan anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (“RSPO”) dan telah memiliki sertifikat RSPO untuk perkebunan di BBB dan GBSM sejak tahun 2014.

Lini sawit Triputra Agro ini dengan ditambah perusahaan asosiasi mengoperasikan 15 pabrik dengan kapasitas 845 ton/jam.

Produksi CPO dari Triputra Agro sebagian besar diserap oleh Wilmar Group (54,26 persen), Apical Group (12,14 persen) dan LDC (11,88 persen). 

KINERJA KEUANGAN TAP AGRI

Dalam laporan keuangan yang ditampilkan prospektus ringkas, total aset Triputra Agri mengalami naik turun, perinciannya Rp 11,34 triliun pada 2017, menjadi Rp13,15 triliun (2018), Rp 12,26 trilun (2019) dan Rp 11,96 triliun hingga 30 September 2020. 

Seiring dengan aser, penjualan perusahaan tercatat Rp 3,74 triliun pada 2017, Rp 3,93 triliun (2018), Rp 4,32 triliun (2019) dan Rp 3,56 triliun per September 2020. 

Dari penjualan ini secara berurutan laba rugi komprehensif yang dibukukan Triputra Agro jelang IPO adalah Rp 997,19 miliar (2017), Rp 224,21 miliar (2018), Rp 187,80 miliar (2019) dan Rp 240,23 miliar hingga September 2020.

CARA PEMESANAN SAHAM IPO TRIPUTRA AGRO

Seiring dengan pandemi, Pemesanan Saham dan Pengambilan FPPS saham Triputra Agro hanya dapat dilakukan melalui email yang dikirimkan ke: registra.ipo@gmail.com, dengan prosedur sebagai berikut:

  1. 1 (satu) alamat email hanya dapat melakukan 1 (satu) kali pemesanan;
  2. Email yang akan diikutkan dalam proses pemesanan adalah email yang diterima pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB selama masa penawaran, hal ini guna memberikan kesempatan kepada para pemesan untuk melakukan pembayaran pesanan saham di bank;
  3. Melampirkan foto copy KTP/Identitas yang masih berlaku;
  4. Menyampaikan pemesanan dengan format:
  5. Nama Pemesan
  6. Nomor Sub Rekening Efek
  7. Jumlah Pemesanan (kelipatan 100 saham)
  8. Nama Bank (Untuk Refund)
  9. Nomor Rekening Bank (untuk Refund)
  10. Nomor Handphone yang bisa dihubungi;

 

Saham IPO TAP Agri tidak melayani pengambilan FPPS TANPA PEMESANAN MELALUI EMAIL.

Pemesan akan mendapatkan email balasan dari BAE yang berisikan:

FPPS telah dicetak: No. FPPS, nama pemesan, jumlah pesanan, jumlah pembayaran, No. rek efek pemesan

Informasi tolakan pemesanan karena:

  • Email ganda
  • Nomor Sub Rekening Efek tidak terdaftar
  • Informasi dalam Sub Rekening Efek berbeda dengan KTP
  • Setelah mengisi FPPS dan melakukan pembayaran, pemesan mengirim soft copy
  • FPPS dan bukti pembayaran ke email: registra.ipo@gmail.com

Masa Penawaran Umum Saham TAP Agri yaitu mulai tanggal 5 April 2021 sampai dengan 6 April 2021. Penjamin Pelaksana Emisi Efek adalah PT Ciptadana Sekuritas Asia dan Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra. 

 

Jadwal Sementara IPO Triputra Agro Persada April 2021

  • Tanggal Izin Pengumuman Prospektus Ringkas Saham Triputra Agro : 17 Maret 2021
  • Masa Penawaran Awal Saham Triputra Agro : 18 – 19, 22 – 25 Maret 2021
  • Perkiraan Tanggal Efektif Saham Triputra Agro : 31 Maret 2021
  • Perkiraan Masa Penawaran Umum Saham Triputra Agro : 5 – 6 April 2021
  • Perkiraan Tanggal Penjatahan Saham Triputra Agro : 8 April 2021
  • Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan (Refund) Saham Triputra Agro : 9 April 2021
  • Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik Saham Triputra Agro : 9 April 2021
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham pada Bursa Efek Indonesia Saham Triputra Agro : 12 April 2021

2 thoughts on “Saham IPO April 2021, Prospek Triputra Agro & Bidang Usaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *