Main Saham Hari Ini (12/3), KSEI Catat Bosowa Lepas Saham BBKP (KB Bukopin)

Tempias.com – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia mencatat (T+1) sejumlah pemegang saham di atas 5 persen atau para market maker berdasarkan data penutupan perdagangan Rabu, 10 Maret 2021 melakukan divestasi ataupun sebaliknya melakukan belanja saham menambah koleksi yang dimiliki. 

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat, 12 Maret 2021, ditutup menguat 1,49 persen ke level 6.358. Capaian ini membuat IHSG sudah menyamai rekot harga akhir 2019 atau level sebelum pandemi Covid-19.

Berikut aksi main saham para market maker yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 12 Maret 2021. Data yang ditampilkan ini terbentuk secara otomatis oleh sistem sehingga tidak membutuhkan tanda tangan kebenarannya.

Aksi main saham oleh market maker berdasarkan registrasi KSEI Rabu, 10 Maret 2021 (dipublikasikan BEI, Jumat, 12 Maret 2021) :

  • Saham AHAP dilepas oleh PT Asian International Investindo sebanyak 2,3 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 7,45 persen dari sebelumnya 7,53 persen
  • Tirtamas Anggada menambah kepemilikan pada Saham ALTO sebanyak 922.403 lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 16,12 persen dari sebelumnya 16,08 persen
  • Saham BBKP (KB Bukopin) dilepas oleh Bosowa Corporindo sebanyak 18 juta lembar sehingga kepemilikannya turun dari 11,66 persen menjadi 11,61 persen. 
  • Saham BPII dimaintain oleh Batavia Prosperindo Makmur dengan net sell 10 lembar
  • Danatama Kapital Investama catatkan kepemilikan saham BULL menjadi 7,31 persen atau 943.594963 lembar
  • Bambang Sihono kembali belanja saham BUMI (Bumi Resource) 10 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 5,32 persen dari sebelumnya 5,31 persen. 
  • Saham BYAN dimaintain oleh Low Tuck Kwong dengan net buy 550 lembar.
  • EP ID Holdings PTE menjadi pemegang saham baru CENT dengan kepemilikan 1,75 miliar lembar atau setara 5,5 persen. 
  • PT 1 Inti Dot Com tambah pencatatan saham Distribusi Voucher Nusantara (DIVA) di KSEI menjadi 150 juta lembar atau 21 persen dari sebelumnya 10,5 persen.
  • Saham DOID dimaintain oleh Andy Untono dengan net sell 672 lembar.
  • Saham DPUM dimaintain oleh Dana Pensiun Pertamina dengan net sell 151 lembar.
  • Saham HELI dimaintain oleh Anugerah Bumiputra dengan net buy 214 lembar.
  • Saham INCF dimaintain oleh Harto dengan net buy 344 lembar.
  • Saham JAYA dilepas oleh Gaprey Suprihatin sebanyak 1,06 juta lembar sehingga pemilikannya turun dari 5,13 persen menjadi 5,11 persen. 
  • Saham LPPF (Matahari Department Store) dimaintain oleh UOB Kay Hian dengan net buy 636 lembar sehingga kepemilikannya menjadi 6,13 persen.
  • Mahaka Media (ABBA) borong saham Mahaka Radio Integra (MARI) sebanyak 3,07 juta lembar sehigga menaikkan kepemilikan menjadi 10,72 persen dari sebelumnya 10,66 persen. 
  • PT 1 Inti Dot Com tambah penitipan saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) ke KSEI dari 8,78 persen menjadi 17,83 persen. 
  • PT 1 Inti Dot Com tambah penitipan saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) ke KSEI dari 5,74 persen menjadi 9,82 persen. 
  • Pieter Tanuri lepas sebagian saham Sarana Meditama Metropolitan (SAME) di tengah aksi rights issue. Saham pemilik emiten BOLA itu turun dari 5,78 persen menjadi 5,13 persen. 
  • Tan Heng Lok jual saham SBAT (Sejahtera Bintang Abadi Textile) sebanyak 50 juta lembar sehingga kepemilikannya turun dari 17,28 persen menjadi 14,95 persen atau setara 321,32 juta lembar
  • Albula Investment Fund jual 11 juta lembar saham SCNP sehingga kepemilikannya turun dari 15,99 persen menjadi 15,55 persen atau setara 388,75 juta lembar saham. 
  • UOB Kay Hian borong saham TBIG (Tower Bersama Infrastructure) sebanyak 1,14 miliar lembar sehingga bank investasi dari Singapura itu menjadi pemilik 5,04 saham emiten menara ini. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *