Main Saham Hari Ini : Lo Kheng Hong Belanja BMTR, Bank Panin (PNBN) Kembali Lego Panin Syariah (PNBS)

Tempias.com – Bursa Efek Indonesia menerbitkan pengumuman aksi investor saham besar dengan pemilikan di atas 5 persen atau para market maker.

Dalam pengumuman bertanggal 8 Maret itu, sejumlah investor tercatat menambah kepemilikannya ataupun melakukan divestasi saham yang dimiliki. Data ini mengacu pada pencatatan transaksi otomatis oleh KSEI dengan menggunakan data Jumat, 5 Maret 2021.

Saham yang dijual atau dibeli investor besar dengan pemilikan di atas 5 persen per Jumat, 5 Maret 2021:

  • Saham AMAR (Bank Amar Indonesia) dilepas UOB Kay Hian Holdings Limited sebanyak 1 juta lembar sehingga pemilikannya turun menjadi 12,58 persen atau setara 1,01 miliar lembar
  • Saham BABP (Bank MNC Internasional) terus dijual Marco Pricne Corp. KSEI mencatat dalam registrasi Jumat, 5 Maret 2021, Marco kembali melepas sebanyak 176,5 juta lembar saham Bank MNC Internasional sehingga kepemilikannya susut menjadi 2,11 miliar atau 8,36 persen
  • Saham BBYB (Bank Neo Commerce) dijual Asabri sebanyak 20,8 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 17,65 persen atau 1,17 miliar lembar saham.
  • Saham BCAP (MNC Financial Services) dilepas oleh UOB Kay Hian Hongkong sebanyak 20,5 juta lembar. Kepemilikan UOB susut menjadi 3,51 miliar atau menjadi 8,24 persen.
  • Lo Kheng Hong belanja saham BMTR sebanyak 1,2 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 5,93 persen atau menjadi 983,69 juta lembar.

 

BACA JUGA : Main Saham Hari Ini  – Saham IKAN Dilepas Hendro, PNBN Jual Saham PNBS

 

  • Saham BOSS dijual oleh Megah Prakarsa Utama sebanyak 1 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 21,4 persen. Penjualan dalam jumlah kecil juga dilakukan oleh pemegang saham lain yakni Kencana Unggul Semesta dan Sapphire Mulia Abadi yang masing-masing menjual 210 lembar saham.
  • Delta Royal dan Tesco International bertindak berlawanan di Saham BULL (PT Buana Listya Tama Tbk). Delta Royal tercatat memborong saham BULL sebanyak 138,38 juta lembar sementara Tesco bertindak sebaliknya mengobral 85 juta lembar. Dengan aksi ini kepemilikan masing-masing menjadi 9,02 persen dan 7,77 persen.
  • Saham DADA dilego UOB Kay Hian sebanyak 80 juta lembar. Dengan aksi ini kepemilikannya turun menjadi 23,13 persen (1,66 miliar lembar) dari sebelumnya 24,24 persen.
  • PT. NFC Indonesia Tbk belanja saham DMMX (PT Digital Mediatama Maxima Tbk) sebanyak 1,6 juta lembar sehingga kepemilikannya menjadi 27,62 persen.
  • Saham DOID (Delta Dunia Makmur) dijual bersih namun tipis oleh Andy Utoyo sebanyak 532 lembar sehingga kepemilikannya menjadi 5,35 persen
  • Saham DUCK (PT Jaya Bersama Indo Tbk) dijual oleh Mirae Aset Sekuritas (kode broker YP) sebanyak 3,5 juta lembar sehingga pemilikannya turun menjadi 21,43 persen.
  • Saham DPNS (Duta Pertiwi Nusantara) dijual bersih THE NT TST CO S/A CIM INVESTMENT FUND ICAV sebanyak 100 lembar (1 lot).
    PT Anugerah Bumiputra belanja Saham HELI (PT Jaya Trishindo Tbk) tipis sebanyak 98 lembar.
  • Saham INCF (PT Indo Komoditi Korpora Tbk) dilepas oleh Harto sebanyak 1,76 juta lembar. Dengan divestasi ini kepemilikan harto turun menjadi 8,57 persen.
  • Saham JAYA dilepas tipis Gaprey Suprihatin sebanyak 332 lembar sehingga kepemilikan turun menjadi 5,04 persen.

 

BACA JUGA : Update Daftar Saham Blue Chip 2021 dan Bidang Usahanya

 

  • Saham LINK dijual tipis sebanyak 430 lembar oleh UBS AG London sehingga kepemilikannya turun menjadi 6,47 persen
  • Saham MCOR dilego oleh pendirinya, Johnny sebanyak 130 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 6,57 persen.
  • PT. CROPSCO PANEN INDONUSA menambah pencatatan Saham MOLI (PT Madusari Murni Indah) sebanyak 827,29 juta lembar. Dengan demikian jumlah saham tercatat dari 15,94 persen naik menjadi 51,37 persen.
  • Saham PLAN (PT Planet Properindo Jaya Tbk) dilego HELMUT SANDRO PARULIAN sebanyak 200 lembar sehingga kepemilikannya tinggal 5,93 persen.
  • Saham PNBS (Panin Bank Syariah) dijual oleh pendirinya Bank Panin (PNBN) sebanyak 292 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 15,49 persen.
  • Chang Shu Jeng pemegang 8,69 persen saham TRUK (PT Guna Timur Raya Tbk) setelah menambah kepemilikan tipis 37 lembar.
  • Indo Alam Resources menambah kepemilikan di Saham UNSP (Bakrie Sumatera Plantations) sebanyak 37,5 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 12,66 persen.
  • PT Prima Jaringan Distribusi menambah kepemilikan di Saham YELO (Yelooo Integra Datanet Tbk) sebanyak 11,7 juta lembar sehingga kepemilikannya naik menjadi 17,33 persen dari sebelumnya 14,25 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *