Daftar Saham Blue Chip Syariah 2021 dan Bidang Usahanya

Tempias.comSaham blue chip syariah di Bursa Efek Indonesia ditetapkan sebanyak 30 perusahaan. Saham-saham syariah ini dikelompokkan ke dalam indeks JII atau Jakarta Islamic Index (JII). 

Saham blue chip adalah saham yang dikelompokkan oleh Bursa Efek Indonesia sebagai emiten yang paling banyak ditransaksikan di pasar modal atau dengan kata lain saham yang paling likuid. 

Daftar saham blue chip syariah ini terlebih dahulu disaring dari 60 emiten syariah dengan kapitalisasi pasar terbesar dan memiliki rekam jejak yang kuat dalam periode evaluasi. 

Saham-saham ini juga memiliki utang yang lebih kecil dari ekuitasnya seperti ketentuan sebuah saham ditetapkan sebagai emiten syariah. 

Emiten yang dikategorikan blue chip syariah ini diperbaharui daftarnya setiap 6 bulan sekali yakni berlaku untuk Desember 2020 hingga Mei 2021, serta Juni 2021 hingga November 2021. 

Berikut update daftar saham blue chip kategori syariah untuk kuartal pertama 2021 dan bidang usahanya: 

  • Saham blue chip syariah ADRO atau Adaro Energy Tbk.

Bidang usaha Adaro Energy Tbk. (kode saham: ADRO) adalah pertambangan batu bara. Emiten yang dikendalikan oleh Garibaldi ‘Boy’ Thohir ini memiliki tambang terbesar kedua di Tanah Air. Lokasi tambang ADRO terdapat di Kalimantan Selatan. Melalui anak usahanya ADRO juga investor untuk proyek pembangkit listrik. 

  • Saham blue chip syariah AKRA atau AKR Corporindo Tbk.

Bidang usaha AKR Corporindo Tbk. (kode saham: AKRA) adalah distribusi BBM dan bahan kimia. Termasuk penyediaan tangki untuk penimbunan. Bisnis AKRA juga semakin fokus dengan menggandeng BP Petroleum untuk penjualan retail SPBU. 

 

BACA JUGA : Update Daftar Saham Blue Chip 2021 dan Bidang Usahanya

 

  • Saham blue chip syariah ANTM atau Aneka Tambang Tbk.

Bidang usaha Aneka Tambang (kode saham ANTM) adalah beragam pertambangan.  Saat ini kontributor utama penghasilan ANTM adalah dari emas. BUMN tambang anak usaha Mind Id ini menguasai bisnis hulu hilir untuk emas. Meski begitu, nama ANTM sedang berkibar seiring rencana pemerintah memainkan peran dalam bisnis baterai raksasa untuk penyimpanan energi dalam bisnis kendaraan listrik. ANTM dilirik karena memiliki cadangan nikel yang besar untuk bisnis penyimpanan energi itu. 

  • Saham blue chip syariah BRPT atau Barito Pacific Tbk.

Bidang usaha Barito Pacific (kode saham: BRPT) adalah perusahaan induk. Emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini mengelola, mengoperasikan dan turut menjalankan bisnis petrokimia, Hutan Tanaman Industri, pertambangan, perkebunan kelapa sawit, eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, properti, serta bidang perdagangan terkait sektor-sektor industri/bidang usaha tersebut. 

  • Saham blue chip syariah BTPS atau Bank BTPN Syariah Tbk.

Bidang usaha BTPN Syariah (BTPS) adalah jasa keuangan perbankan. Emiten ini merupakan anak usaha Bank BTPN yang dikuasai oleh Jepang. 

  • Saham blue chip syariah CPIN atau Charoen Pokphand Indonesia Tbk.

Bidang usaha Charoen Pokphand Indonesia (kode saham: CPIN) adalah peternakan ayam terpadu. Konglomerasi Jiaravanon asal Thailand ini adalah pemilik perusahaan unggas terbesar di dunia. Mereka juga merambah dalam produksi daging sapi hingga udang, namun kontribusi terbesarnya adalah unggas terpadu. Mulai dari pakan, obat-obatan, anakan hingga menjual dagingnya. 

 

BACA JUGA : Cara Main Saham Online, Pemula Wajib Tahu 7 Hal Ini

 

  • Saham blue chip syariah EXCL atau XL Axiata Tbk. 

Bidang usaha XL Axiata adalah operator seluler termasuk turunannya. Konglomerasi ini dikuasai oleh Axiata, operator seluler asal Malaysia. 

  • Saham blue chip syariah ICBP atau Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Bidang usaha Indofood CBP Sukses Makmur adalah produk bermerk seperti mie instan. Perusahaan ini milik Keluarga salim melalui Indofood (INDF). 

  • Saham blue chip syariah INCO atau Vale Indonesia Tbk.

Bidang usaha Vale Indonesia adalah pertambangan nikel dan memiliki smelter terpadu. Perusahaan asal Kanada ini 20 persen sahamnya dikuasai oleh Mind Id. Induk holding tambang milik negara. 

  • Saham blue chip syariah INDF atau Indofood Sukses Makmur Tbk.

Bidang usaha Indofood mulai dari susu hingga kecap. Perusahaan ini dikendalikan oleh Keluarga Salim dengan basis kepemilikan di Hong Kong melalui First Pacific Investment Management LTD. 

  • Saham blue chip syariah INKP atau Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

Bidang usaha Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. adalah produsen pulp dan bubur kertas. Emiten ini merupakan bagian dari konglomerasi Grup Sinar Mas milik mendiang taipan Eka Tjipta Widjaja

  • Saham blue chip syariah INTP atau Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Bidang usaha Indocement Tunggal Prakarsa adalah produksi semen. Pengendali perusahaan ini adalah Birchwood Omnia Ltd. yakni perusahaan terdaftar di Inggris dengan kepemilikan akhir HeidelbergCement Group AG. Tidak terlalu detail bagaimana pembagian saham dalam perusahaan cangkang itu, namun Grup Salim menempatkan menantunya, Franciscus Welirang sebagai Wakil Direktur Utama dalam perusahaan ini. Sedangkan 49 persen saham lainnya dimiliki oleh publik.

 

BACA JUGA :  Daftar Saham Otomotif 2021 Saat Pajak Mobil 0 Persen, Ada Emiten Blue Chip

 

  • Saham blue chip syariah JPFA atau Japfa Comfeed Indonesia Tbk., bidang usaha peternakan unggas terpadu
  • Saham blue chip syariah KAEF atau Kimia Farma Tbk. bidang usaha produsen obat dan farmasi
  • Saham blue chip syariah KLBF atau Kalbe Farma Tbk.bidang usaha produsen obat dan farmasi
  • Saham blue chip syariah MDKA atau Merdeka Copper Gold Tbk. bidang usaha pertambangan emas dan perak
  • Saham blue chip syariah MIKA atau Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. bidang usaha rumah sakit
  • Saham blue chip syariah MNCN atau Media Nusantara Citra Tbk. bidang usaha industri media melalui RCTI, Global Tv hingga MNC TV
  • Saham blue chip syariah PGAS atau Perusahaan Gas Negara Tbk. bidang usaha produsen gas alam 
  • Saham blue chip syariah PTBA atau Bukit Asam Tbk. bidang usaha penambang batu bara di Sumatra Selatan
  • Saham blue chip syariah PTPP atau PP (Persero) Tbk. bidang usaha infrastruktur
  • Saham blue chip syariah PWON atau Pakuwon Jati Tbk. bidang usaha properti
  • Saham blue chip syariah SCMA atau Surya Citra Media Tbk. bidang usaha media
  • Saham blue chip syariah SMGR atau Semen Indonesia (Persero) Tbk. bidang usaha produsen semen milik negara
  • Saham blue chip syariah TKIM atau Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. produsek kertas 
  • Saham blue chip syariah TLKM atau Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. bidang usaha operator seluler
  • Saham blue chip syariah TPIA atau Chandra Asri Petrochemical Tbk. bidang usaha produk petrokimia bahan baku plastik hingga bahan baku pasta gigi.  
  • Saham blue chip syariah UNTR atau United Tractors Tbk. bidang usaha distributor alat berat dan tambang emas
  • Saham blue chip syariah UNVR atau Unilever Indonesia Tbk. bidang usaha produk rumah tangga
  • Saham blue chip syariah WIKA atau Wijaya Karya (Persero) Tbk. bidang usaha infrastruktur. 

Selamat memilih Saham blue chip syariah yang paling sesuai. Happy cuan…!

2 thoughts on “Daftar Saham Blue Chip Syariah 2021 dan Bidang Usahanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *