Update Daftar Saham Asabri 2021 & Bidang Usahanya, dari Bank Neo (BBYB), FIRE Hingga ASJT

Tempias.com – PT Asabri (persero) memiliki portofolio saham yang beragam pada 2021. Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 1 Februari 2021 mencatat, Asabri memiliki saham di lebih 20 emiten dengan kepemilikan di atas 5 persen. 

Saham milik Asabri menjadi sorotan seiring Kejagung menyebut ada kerugian negara dalam investasi saham yang dilakukan dana pensiun milik negara itu. Bahkan kejaksaan telah menetapkan 8 tersangka baik dari internal Asabri maupun swasta. 

Lalu, apa saja saham Asabri? Berikut daftar Saham Asabri dan bidang usahanya per 1 Februari 2021 berdasarkan abjad, mengacu data KSEI:

Saham Asabri & Ticker Jumlah Kepemilikan Saham Bidang Usaha
Armidian Karyatama  (ARMY) 873.159.48 9,7 persen  Jasa, pembangunan dan perdagangan real estate dan properti.
Asuransi Jasa Tania (ASJT) 30.426.303 5,07 persen Asuransi Umum
Bank Neo Commerce (BBYB) 1.235.208.290 18,54 persen Perbankan
Bumi Teknokultura Unggul (BTEK) 3.751.665.232 8,11 persen Pengolahan biji kakao (lemak kakao, padatan kakao dan bubuk kakao).
PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) 348.128.850 23,60 persen  Perusahaan operasi dan investasi pada layanan energi, sumber energi, dan infrastruktur energi
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) 306.289.500 6,65 persen Perdagangan Emas dan Pengolahan
PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) 54.669.376 5,02 persen Penyewaan villa dan akomodasi dengan Bali Island Villas & Spa
PT INTI AGRI RESOURCES Tbk (IIKP) 4.139.225.400 12,32 persen Budidaya, distribusi dan perdagangan ikan arwana
PT Indofarma Tbk. (INAF) 425.907.600 13,74 persen BUMN Farmasi
PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) 347.967.754 5,30 persen Persewaan tanah dan melakukan investasi melalui Entitas PT Minna Padi Resorts yang mengelola pondok wisata boutique villa The Santai
PT Hanson International Tbk (MYRX) 9.405.765.952 10,85 persen Induk usaha dengan bidang industri, perdagangan umum, jasa dan pengembangan dengan anak usaha perusahaan properti
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) 260.152.600 10,31 persen Produsen baja lembaran lapis timah (tinplate)
PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) 293.285.543 25,14 persen Produsen rajungan/kepiting biru yang diolah, termasuk hasil perikanan, industri pengolahan hasil perikanan (cold storage), serta perdagangan pada umum.
PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) 256.228.000 7,65 persen Pembiayaan konsumen bidang otomotif
PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) 173.941.500 7,43 persen  Bidang usaha jasa konsultasi dan pengembangan investasi.
PT PP Properti Tbk (PPRO) 3.284.680.836 5,33 persen Pembangunan perumahana, apartemen dan properti
PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) 2.455.285.085 5,45 persen Bidang penjualan properti dan berkantor pusat di Jakarta
PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) 205.000.000 18,06 persen  Transportasi bahan kimia beracun dan berbahaya
PT SMR Utama Tbk (SMRU) 1.014.086.000 8,11 persen Perusahaan pertambangan dan sumber daya alam yang saat ini mengoperasikan tambang Mangan di NTT
PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) 506.616.138 5,03 persen Perdagangan, pembangunan, real estat, industri, percetakan, agrobisnis, pertambangan, jasa dan angkutan. Pada saat ini kegiatan usaha yang dijalankan Perusahaan adalah pembangunan baik langsung maupun tidak langsung melalui Entitas Anak

Sumber; Bursa Efek Indonesia, 1 Februari 2021

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *