Ahli Pengelola Kekayaan, Ini Profil Hery Gunardi Dirut Bank Syariah Indonesia (BRIS)

Tempias.com – Hery Gunardi resmi menyandang predikat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) seiring efektifnya penggabungan bank syariah milik Himbara per hari ini, 1 Februari 2021.

Hery merupakan sosok yang ditugaskan oleh pemegang saham mengawal terbentuknya Bank Syariah terbesar di Tanah Air ini sebagai Ketua Tim Project Management Office. Di tangannya, kesuksesan integrasi 1.200 cabang Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah dan BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BRIS) diandalkan.

Lalu bagaimana profil Hery Gunardi dan perjalanan karirnya? Dikutip dari Linkedin dan sejumlah sumber, Hery merupakan bankir yang telah ditugasi dalam banyak posisi dengan tugas melakukan aksi korporasi oleh Bank Mandiri.

Dia memulai karirnya di Bapindo sebagai staf riset dan pengembangan. Bapindo adalah bank milik pemerintah sebelum merger menjadi Bank Mandiri.

Karir Hery terus menanjak di Bapindo. Pada 1998, saat krisis menerjang, posisinya sudah berada di jantung bisnis perbankan yakni Divisi Treasury. Dengan posisi ini, Hery kemudian ditugaskan menjadi anggota tim merger pembentukan Bank Mandiri.

Bank Mandiri merupakan hasil merger dari Bank Bapindo, Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara dan Bank Exim.

Selepas beroperasinya Bank Mandiri, Hery kemudian ditugaskan mengembangkan perusahaan asuransi Axa Mandiri Financial Services. Perusahaan patungan Bank Mandiri dengan Axa Group. Ia menjabat direktur Axa Mandiri dari Desember 2003 hingga Desember 2005.

 

BACA JUGA : Kode Transfer Bank Syariah Indonesia, Kode SWIFT & Call Center Terbaru

 

Hery kemudian ditetapkan sebagai Presiden Komisaris Mandiri Axa dari 2006-2009. Jabatan ini ia sandang bersamaan dengan posisi Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri.

Karir Hery kian melambung. Selepas dari Axa Mandiri, dia kemudian ditugaskan mengawal perusahaan sekuritas Mandiri Investasi. Perusahaan yang didirikan sejak 2004 ini memiliki keunggulan dalam pengelolaan kekayaan. Hery menjadi Presiden Komisaris Mandiri Sekuritas dalam rentang 2009-2013.

Karirnya di Bank Mandiri juga terus mendaki. Hingga setelah menjadi SEVP Consumer Finance pada 2013, jabatan direksi Bank Terbesar di Tanah Air ia raih yakni menjadi Direktur Mikro dan Retail sejak April 2013.

 

BACA JUGA : Ini Fakta Bank Syariah Indonesia (BSI), Nasib Nasabah Hingga Kantor Pusat

 

Hery menyandang jabatan ini untuk dua periode. Lalu pada awal 2020 ditetapkan sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri (BMRI). Kemudian peraih gelar Master of Business Administration bidang Finance dari University of Oregon dipercaya sebagai Plt. Direktur Utama setelah Royke Tumilaar ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BBNI).

Sekarang, spesialis pengelola kekayaan ini akan menjalankan keahliannya mengawal Bank Syariah Indonesia dan membawanya menjadi salah satu yang terbesar di dunia. 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *