Triwulan IV/2018, Toko Modal Salurkan Rp130 Miliar



TEMPIAS.com, JAKARTA -- Peer to Peer lending Tokomodal menargetkan pemilik warung yang menjadi mitra dapat naik kelas.

"Selama ini yang membuat warung kecil sulit berkembang adalah masalah permodalan. Mereka sulit menambah stok jualannya karena minimnya modal," kata Co-Founder Fintech Tokomodal Chris Antonius, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Sabtu, 26 Januari 2019.

Skema bisnis yang diterapkan oleh Fintech ini dengan meminta mitra pemilik warung memesan barang jualan ke Alfamikro. Pemilik juga harus terdaftar sebagai member Alfamikro. Pembayaran dapat dilakukan secara tempo.

"Proses pinjaman sangat mudah. Bunganya pun 0% untuk 7 hari selama promosi," klaimnya.

Menurutnya, warung yang dapat fasilitas pembiayaan dari perusahaan adalah yang sudah terdaftar menjadi Outlet Binaan Alfamart (OBA). Warung juga harus memiliki bangunan fisik warung dan bisa menggunakan smartphone Android.

Dengan kerjasama dengan jaringan binaan Alfamart ini, Chris menyebutkan pihaknya telah merangkul 8.000 mitra OBA.

Sementara besaran pembiayaan yang dapat dikucurkan tidak dibatasi namun akan disesuaikan dengan kapasitas usaha. Saat ini total pinjaman yang sudah disalurkan selama kuartal IV-2018 mencapai lebih dari Rp130 miliar.

Comments