Industri 4.0 : Melihat Upaya Kemenperin Penuhi SDM Petrokimia dan Logistik

Tempias.com -- Kementerian Perindustrian menggandeng Petrokimia Gresik untuk menyalurkan lulusan Diploma 1 (D1) Program Studi Teknik Kimi...


Tempias.com -- Kementerian Perindustrian menggandeng Petrokimia Gresik untuk menyalurkan lulusan Diploma 1 (D1) Program Studi Teknik Kimia Akademi Teknologi Industri Makassar (ATIM) guna memasok sumber daya manusia industri petrokimia itu.

“Agar produktivitas dan daya saing industri petrokimia kita semakin meningkat, yang perlu dilakukan antara lain adalah pembangunan kualitas SDM di sektor tersebut sesuai perkembangan sekarang di era industri 4.0,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar di Gresik, Sabtu (1/12).


Menurut Haris, program strategis untuk menyuplai tenaga kerja kompeten tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT. Petrokimia Gresik dengan Pusdiklat Industri dan Politeknik ATI Makassar.

“Kami berharap, program semacam ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan lagi. Selain itu bisa menjadi contoh untuk sektor lain dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang terampil,” tuturnya.

Haris menyebutkan saat ini, Kemenperi memiliki 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas yang semua lulusannya terserap bekerja di industri.

“Mulai tahun depan, kami akan memfasilitasi pembangunan Politeknik Industri Petrokimia di Banten sebagai upaya memenuhi permintaan tenaga kerja di sektor industri petrokimia, yang setiap tahunnya dibutuhkan 500 orang tenaga kerja baru pada jenjang Diploma 3 (D3),” paparnya.

Di samping itu, Kemenperin menggulirkan program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri. Dalam program ini, Kemenperin telah menggandeng sebanyak 609 industri dan 1.753 SMK. Kegiatan ini akan terus digulirkan di berbagai wilayah Indonesia, untuk mendukung target dalam menciptakan satu juta tenaga kerja yang tersertfikasi pada tahun 2019.

Haris menyampaikan, sesuai penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah sedang fokus memberikan prioritas dalam pengembangan industri kimia agar siap menjadi pionir untuk memasuki era industri 4.0. “Jadi, industri petrokimia yang merupakan sektor padat modal, padat teknologi dan lahap energi, pengembangannya juga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Tujuannya supaya lebih berkontribusi signifikan bagi ekonomi dan berdaya saing di kancah global,” jelasnya.


Kemenperin mencatat, industri petrokimia sebagai bagian dari industri kimia memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, antara lain tercermin sebagai penghasil devisa negara melalui nilai ekspor sebesar 1,12 miliar dollar AS sampai dengan triwulan III tahun 2018 atau naik 4,46 persen dibanding capaian tahun 2017. Sektor ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 554,5 ribu orang.


“Industri petrokimia memiliki peranan strategis dalam proses industrialisasi karena industri ini sebagai salah satu sektor hulu yang menyediakan bahan baku untuk banyak sektor hilir sehingga keberlanjutan pembangunan industri petrokimia sangat penting bagi aktivitas perekonomian,” ujar Haris.


Penuhi SDM industri logistik
Sebelumnya, Sekjen Kemenperin mengemukakan, pihaknya siap mensuplai kebutuhan SDM siap kerja untuk industri logistik. Apalagi, sektor logistik dinilai berperan penting menunjang peningkatan daya saing sektor manufaktur nasional.

“Untuk itu, melalui Politeknik APP Jakarta, kami segera melakukan redesain kurikulum di bidang industri logistik guna menghasilkan SDM yang kompeten sesuai kebutuhan di era industri 4.0,” ungkap Haris. Kurikulum yang diperlukan, seperti program terapan yang terkait dengan pemanfaatan teknologi terkini untuk mendukung efisiensi di sektor industri logistik.

“Kita ketahui, teknologi industri 4.0 di antaranya berbasis pada artificial intelligent, internet of things, wearable (augmented reality atau virtual reality), advance robotic dan 3D Printing. Teknologi digital ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar industri nasional mempunyai daya saing di pasar domestik maupun global,” paparnya.


Guna mendukung hal tersebut, Kemenperin akan membangun pusat riset dan pengembangan SDM industri 4.0 pada tahun 2019 untuk pengembangan teknologi smart manufacturing. Program yang bakal dilakukan, di antaranya pengembangan cyber physical factory, machining and robotic center, process automation center, simulation center and additive manufacturing, serta metrology center.


"Pusat riset dan pengembangan SDM ini akan dimanfaatkan antara lain untuk kegiatan pengembangan teknologi, penelitian dan pengembangan di bidang proses produksi, optimalisasi sistem kerja dan sistem produksi, serta peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan SDM melalui program pelatihan produktivitas,” sebutnya.



Sementara itu, Direktur Politeknik APP Jakarta Ahmad Wimbo Helvianto menuturkan, Politeknik APP pada tahun ini mewisuda sebanyak 473 lulusan, meliputi 428 orang lulusan program regular (D3), 20 orang lulusan Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) dan 25 orang lulusan program D1. Lebih dari 54 persen lulusan telah diterima bekerja, dan sisanya dalam proses penyaluran ke berbagai industri.

“Tahun ini, kami meluluskan mahasiswa dari tiga program studi baru, yaitu Manajemen Logistik Industri, Elektronika, dan Perdagangan. Di samping itu, Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama ( LSP P-1) Politeknik APP telah mensertifikasi 4 skema kompetensi di bidang Manajemen Logistik, Manajemen Pemasaran dan Perdagangan Internasional sebanyak 189 orang.

Mereka terdiri dari Penyelia Logistik bidang Perencanaan Produksi 41 orang, Freight Forwarder 54 orang dan Tenaga Pemasar Operasional Penjualan 56 orang, serta Tenaga Pemasar Operasional Layanan 38 orang. Selama periode tahun 2018 Politeknik APP telah mendapatkan akreditasi ISO 9001 : 2015 dari The British Standards Institution (BSI).

COMMENTS

Name

About,1,APP Sinar Mas,1,Asuransi,7,Berita Nasional,10,Bursa Efek,5,Finance,72,Fintech,1,Gaya Hidup,10,Insurance,6,Investasi Ilegal,1,Lifestyle,6,McDonald’s,2,Mudik 2018,1,OJK,1,Peluang Usaha,1,Properti,1,Startup,40,Teknologi,10,wealth management,1,
ltr
item
Tempias: Industri 4.0 : Melihat Upaya Kemenperin Penuhi SDM Petrokimia dan Logistik
Industri 4.0 : Melihat Upaya Kemenperin Penuhi SDM Petrokimia dan Logistik
https://1.bp.blogspot.com/-nYbuiU51A4E/XAOMnjbC3SI/AAAAAAAAF2E/nbbUNwBBSZYiY-0kPw1vlUgg-GO6u-rNACLcBGAs/s320/1543735848513_2.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-nYbuiU51A4E/XAOMnjbC3SI/AAAAAAAAF2E/nbbUNwBBSZYiY-0kPw1vlUgg-GO6u-rNACLcBGAs/s72-c/1543735848513_2.jpg
Tempias
https://www.tempias.com/2018/12/industri-40-melihat-upaya-kemenperin.html
https://www.tempias.com/
https://www.tempias.com/
https://www.tempias.com/2018/12/industri-40-melihat-upaya-kemenperin.html
true
5763156463227378808
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy